Regulasi Baru! IPK 2,0 Bagi Pelamar CPNS Kubu Raya dan Luar Kalbar
Amru Irwan mengatakan regulasi baru yang dikeluarkan BKPDSM Kubu Raya yakni, IPK kelulusan minimal 2,0
Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Madrosid
KUBU RAYA - Kepala Sub Bidang (Kasubid) Pengadaan dan Pensiun Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kubu Raya, Amru Irwan mengatakan regulasi baru yang dikeluarkan BKPDSM Kubu Raya yakni, IPK kelulusan minimal 2,0 bagi pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) berlaku untuk di Kubu Raya maupun di luar Kalbar.
"Kemarin kita keluarkan surat keputusan dan sudah ditandatangani Pak Bupati terkait perbaikan pengumuman. Bahwa Kabupaten Kubu Raya tidak membedakan pelamar dari luar maupun dalam, semuanya sama," jelasnya saat ditemui diruangnnya, Senin (25/11/2019).
Hal demikian berdasarkan surat dari Badan Kepegawian Negara nomor F26-30/V 184-6/52 tanggal 20 November 2019 perihal Pengumuman Pengadaan CPNS Kabupaten Kubu Raya.
Lebih lanjutnya, ia mengatakan pelamar yang sebelumnya dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) terkait IPK telah di verifikasi kembali.
"Untuk IPK, kita verifikasi ulang lagi, jadi yang kita TMS kan sudah di Memenuhi Syarat (MS)," ujarnya.
Antre Berjam-jam
Demi menjadi pegawai negeri, ratusan pelamar rela mengantre berjam-jam untuk mengantarkan berkas mereka pada panitia penerimaan CPNS di Lingkungan Pemprov Kalbar.
Para pelamar bahkan tampak duduk-duduk memenuhi setiap sudut di lantai dasar Kantor Badan Kepegawaian, Pemberdayaan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kalbar, Senin (25/11/2019).
Kondisi antrean panjang ini sudah terjadi seminggu terakhir. Masyarakat yang mendaftar berbondong-bondong mengantarkan berkas untuk verifikasi manual.
Satu diantara pelamar, Mia (26) mengutarakan meskipun sudah merasa lelah mengantre namun masih semangat untuk mengantarkan berkasnya.
"Lebih dua jam dah nunggu, semoga berkasnya nda ade yang salah agi,"ucap Mia saat ditanya.
Perempuan 26 tahun ini melamar sebagai tenaga pendidik, ia berharap bisa lolos dan menjadi guru.
• CPNS 2019 - Pelamar Formasi Guru Mendominasi Penerimaan CPNS Pemprov Kalbar 2019
Selama ini, ia mengaku sudah bekerja dan honor pada sebuah sekolah yang gajinya Rp700 ribu perbulan.
"Niatlah jadi PNS, kalau dah PNS kan aman idup ni bang, dapat gaji, selama ini honor Rp700 Ribu sebenarnye nda cukup," ucapnya.
Ini merupakan kedua kalinya ia ikut melamar sebagai CPNS, ia berharap ada keberuntungan pada dirinya.
"Semogalah rejeki tahun ni, capek juga mendaftar ngantarkan berkas ni ngantre. Bukan cukup sehari daftar," ucapnya.
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/amru-irwan.jpg)