Kadisdikbud Akui Tak Mudah Benahi Pendidikan di Kapuas Hulu, Ini Penyebabnya

"Selain itu banyak regulasi yang menghambat tugas guru, seperti urusan administrasi, itu juga menjadi persoalan," ucapnya.

Kadisdikbud Akui Tak Mudah Benahi Pendidikan di Kapuas Hulu, Ini Penyebabnya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SAHIRUL HAKIM
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kapuas Hulu, Petrus Kusnadi. 

KAPUAS HULU - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kapuas Hulu Petrus Kusnadi mengucapkan selamat hari HUT ke 74 tahun PGRI khususnya di Kabupaten Kapuas Hulu.

"Kita akui bahwa, membenahi pendidikan di Kapuas Hulu cukup berat. Terutama meningkatkan disiplin guru, dimana wilayah Kapuas Hulu cukup luas dengan penyebaran pengawas sekolah tidak lebih dari 30 orang," ujarnya kepada wartawan, Senin (25/11/2019).

Menurutnya, ideal satu pengawas itu adalah mengawasi delapan sekolah, namun yang terjadi saat ini satu pengawas mengawasi dua kecamatan.

"Selain itu banyak regulasi yang menghambat tugas guru, seperti urusan administrasi, itu juga menjadi persoalan," ucapnya.

Peringati Hari Guru, Gubernur Sutarmidji Minta PGRI Bantu Peningkatan Kualitas Guru

Namun jelas Kusnadi, bukan menjadi alasan bagi seorang guru untuk melakukan pelanggaran, jadilah contoh dan selalu menjaga harkat martabat guru.

"Jadi selama ini kami sudah pernah melakukan pemecatan seorang guru, dengan tidak hormat, dengan berbagai pelanggaran hukum, dan disiplin," ujarnya.

Kusnadi menegaskan, kalau pihaknya tidak akan memberikan toleransi kepada seorang yang melanggar disiplin atau hukum.

"Tahun ini juga ada satu orang sudah dipecat dan satunya lagi proses hukum masih berjalan dan masih dalam proses," ungkapnya.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved