Terungkap! Polisi Beberkan Motif Pembunuhan Utin Haslinda di Kendawangan 

Terduga pelaku berhasil diringkus di penginapan di Kecamatan Delta Pawan Kabupaten Ketapang

Terungkap! Polisi Beberkan Motif Pembunuhan Utin Haslinda di Kendawangan 
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FILE
Kasatreskrim Polres Ketapang, AKP Eko Mardianto SIK . 

KETAPANG - Motif ditemukannya korban bernama, Utin Haslinda (53) seorang warga Tumbang Titi yang ditemukan tewas disebuah parit di daerah Natai Belian, Kecamatan Kendawangan pada (05/09/2019) lalu akhirnya terungkap.

Hampir 3 bulan Kepolisian Resor (Polres) Ketapang melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.

Kasat Reskrim Polres Ketapang, AKP Eko Mardianto mengatakan berdasarkan bukti yang diperoleh tim Reskrim Polres Ketapang berhasil mengungkap motif korban yang ditemukan tewas karena dibunuh.

Korban dibunuh oleh pelaku yang merupakan kenalan korban.

Untuk motif pembunuhan sementara disimpulkan pelaku ingin menguasai barang pribadi korban.

Terduga pelaku berhasil diringkus di penginapan di Kecamatan Delta Pawan Kabupaten Ketapang, Sabtu (23/11/2019) sekitar pukul 13.30 Wib.

Kota Pontianak Dilanda Hujan Deras, BPBD Patroli hingga Tengah Malam

"Hasil penyidikan sementara, pelaku adalah kenalan korban dan untuk motif pembunuhan sementara kita simpulkan bahwa pelaku ingin menguasai barang pribadi milik korban karena pada saat korban ditemukan, sepeda motor, perhiasan dan beberapa barang lainnya hilang dibawa oleh pelaku. Namun tetap akan kita kembangkan lebih lanjut terkait kasus pembunuhan ini," ujar Eko, Minggu (24/11/2019).

Eko menjelaskan, diketahui pelaku bernama Juandi Alias Utu (37) Seorang warga Dusun Sungai Bakau Kecamatan Matan Hilir Selatan Kabupaten Ketapang.

Saat pelaku diamankan, beberapa barang milik korban seperti jam tangan cincin dan barang lainnya turut diamankan dari tangan pelaku.

"Berdasarkan keterangan pelaku, pada Kamis 5 September 2019, ia bersama korban berjanji untuk bertemu dan akan menginap di Kendawangan, yang selanjutnya dihari yang sama pada pukul 17.00, tersangka dijemput korban menggunakan Sepeda Motor di Desa Sungai Sembilang Kecamatan Matan Hilir Selatan dimana keduanya langsung menuju ke Kecamatan Kendawangan," jelas  Eko Mardianto

Jalan Raya Purnama Tergenang, Paiman: Ini Banjir Paling Parah

Kemudian ditengah jalan, tersangka membelokan sepeda motor ke arah Dusun Natai Belian dan berhenti di suatu area lahan kosong, diareal kosong inilah tersangka membunuh korban dengan cara mencekik korban di bagian leher hingga korban tewas.

Tersangka pun mengambil barang barang korban serta meninggalkan korban yang sudah tewas di lokasi kejadian.

"Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku beserta barang bukti telah diamankan Tim Tekab Satuan Reskrim Polres Ketapang. Kepada pelaku terancam dengan pasal 338 Junto Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 15 Tahun penjara," pungkas Eko Mardianto.

  Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved