Memasuki Usia Sewindu, OJK akan Terus Upayakan Kerja Nyata kepada Masyarakat Kalbar

OJK khususnya untuk wilayah provinsi Kalbar ini, lebih dirasakan lagi eksistensinya serta sumbangsih yang diberikan OJK Kalbar.

Memasuki Usia Sewindu, OJK akan Terus Upayakan Kerja Nyata kepada Masyarakat Kalbar
TRIBUNPONTIANAK/MUZAMMILUL ABRORI
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalbar Mochamad Riezky F Purnom, saat merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) OJK ke-8, pada Jumat (22/11/2019). 

PONTIANAK - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kini telah memasuki usia sewindu atau ke-8 tahun, pada Jumat (22/11/2019).

Pada usianya yang ke-8 ini, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalbar, Mochamad Riezky F Purnom, menyampaikan akan terus berupaya meningkatkan sumbangsih, atau kerja nyata kepada masyarakat Kalimantan Barat.

"Ulang tahun yang kedelapan ini, menurut kita sebenarnya suatu hal yang membanggakan ya, karena bisa bertahan untuk OJK yang sebagai lembaga baru. Dan di Ulang Tahun ini kita akan meningkatkan sumbangsih atau kerja nyata kita kepada masyarakat Kalbar," ungkapnya saat diwawancarai Tribun.

Karena menurutnya, agar OJK khususnya untuk wilayah provinsi Kalbar ini, lebih dirasakan lagi eksistensinya serta sumbangsih yang diberikan OJK Kalbar.

Jajaran Pimpinan Tribun Pontianak Kunjungi Kantor OJK Kalbar, Ucapkan Selamat HUT OJK yang ke-8

Dalam kesempatan itu, Mochamad Riezky mengungkapkan harapan kedepannya, bahwa OJK bisa bekerja seperti taglinenya yakni mengatur, mengawasi, dan melindungi.

"Terutama yang terpenting adalah bagaimana kita bisa melindungi masyarakat," katanya.

Peningkatan Penyaluran KUR

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalbar Mochamad Riezky F Purnom, menyampaikan bahwa, pada Tahun 2020 OJK akan merencanakan akan tingkatkan penyaluran KUR (Kredit Usaha Rakyat).

"Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, ya terutama juga meningkatkan perekonomian, serta mempercepat akses, kita sudah bekerjsama dengan kementerian akan meningkatkan penyaluran KUR," ungkapnya kepada Tribun, pada Jumat (22/11/2019).

Kemudian lebih lanjutnya ia menjelaskan, untuk targetnya khususnya di Kalimantan Barat, seperti pada Bank Kalbar yang sebelumnya 150 milyar akan ditingkatkan menjadi lebih dari 200 milyar.

"Kemudian juga untuk skim-skim sebelumnya 25 juta menjadi 50 juta. Lalu yang 50 juta menjadi 100 juta," katanya.

Lalu dikatakannya, nanti suku bukunya tersebut juga akan diturunkan menjadi enam persen.

"Ini juga merupakan bagian OJK ya, supaya nanti penyalurannya KUR ini bisa lebih lancar, banyak, dan juga bisa tercapai melalui perbankan misalnya," ungkapnya.

Dan itu menurutnya adalah satu diantara yang mungkin bisa dilakukan agar penyaluran KUR dapat berjalan efektif. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Muzammilul Abrori
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved