BPKS Singkawang Kritisi Ketidakseriusan Pemkot Singkawang Tangani Karhutla

BPKS kerap kali membantu dalam proses pemadaman Karhutla yang terjadi disejumlah wilayah Kota Singkawang.

BPKS Singkawang Kritisi Ketidakseriusan Pemkot Singkawang Tangani Karhutla
TRIBUNPONTIANAK/RIDHOINO KRISTO SABASTIANUS MELANO
Ketua Badan Pemadam Kebakaran Swasta (BPKS) Dwi Tunggal, Tjhai Nyit Khim saat ditemui usai Rapat Koordinasi Evaluasi Penanggulangan Bencana Kabut Asap Akibat Karhutla di Bukit Batu, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Kamis (21/11/2019). 

Selama ini untuk menjalankan Tupoksi, BPKS secara mandiri selalu berusaha menyiapkan dana.

Nyit Khim yang akrab disapa Malika ini mendorong dilakukannya Memorandum of Understanding (MoU) antara pemerintah dengan BPKS yang ada di Kota Singkawang.

"Untuk ke depan tolong buat MoU, kami 8 Damkar. Tolong libatkan seluruh anggota BPKS di Kota Singkawang dalam Satgas Karhutla," pintanya.

Evaluasi Bantuan Bagi BPKS

Wali Kota (Wako) Singkawang, Tjhai Chui Mie mengatakan selama ini bantuan untuk pemadam kebakaran bersifat dana hibah.

Namun sifatnya tidak bisa tiap tahun, paling tidak dua tahun sekali.

“Tentu nanti kita akan lakukan evaluasi, dan jumlah BPKS saat ini berjumlah delapan, menurut pihak BPKS yang ada jumlah ini sudah cukup,” katanya, Kamis (21/11/2019).

Rapat bersama Badan Pemadam Kebakaran Swasta (BPKS) yang ada di Kota Singkawang pun telah dilakukan beberapa waktu lalu.

Pembahasan orang nomor satu di Singkawang ini dengan BPKS terkait kebutuhan apa saja serta melakukan inventarisasi masalah yang dihadapi BPKS untuk dibantu Pemerintah Kota Singkawang.

Kemudian terkait apa saja yang harus dilakukan dan berharap semua BPKS tergabung dalam asosiasasi dan menjadi pengurusnya.

Halaman
1234
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved