Anggota Komisi IV Harap Ada Kebijakan Khusus Untuk Peladang di Sintang

Hal ini juga ditegaskannya saat melakukan rapat kerja bersama Kementrian LHK baru-baru ini.

Anggota Komisi IV Harap Ada Kebijakan Khusus Untuk Peladang di Sintang
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIZKY PRABOWO RAHINO
Anggota Komisi IV DPR RI Krisantus Kurniawan 

PONTIANAK - Anggota Komisi IV DPR RI, Krisantus Kurniawan berharap Pemerintah dapat membebaskan enam peladang yang berpolemik sebagai terdakwa karhutla di Sintang.

Legislator dari Dapil Kalbar 2 ini pun berharap ada kebijakan khusus dari pemerintah.

Hal ini juga ditegaskannya saat melakukan rapat kerja bersama Kementrian LHK baru-baru ini.

"Harapan saya, saat ini koordinasi dengan Pemerintah Sintang, Pengadilan, Kepolisian dan Kejaksaan, mereka (peladang, red) mencari sesuap nasi, jangan sampailah dibawa seperti itu, tentulah ada kebijakan khusus yang bisa membantu para peladang," katanya Jumat (22/11/2019).

Ia pun mengkritisi satu diantara penyebab karhutla karena gawai Dayak. Ditegaskannya, gawai Dayak tidak bisa dihapus, gawai Dayak merupakan ucapan syukur kepada Jubata, kepada tuhan yang maha Esa, rasa syukur hasil panen dalam satu tahun.

Dukung Rencana Komisi IV DPR RI ke Sintang, Angeline Sebut Telah Siapkan Kuasa Hukum

"Gawai tidak membakar," tegas Politisi PDI Perjuangan ini.

Ia berharap, agar pemerintah dan aparat mestinya dapat menindaklanjuti kasus-kasus karhutla yang terkait korporasi.

"Kalau peladang mereka sudah paham bagaimana membakar ladang yang benar, mereka akan jaga ketika membakar lahan," katanya.

Angeline Siapkan Kuasa Hukum

Anggota DPRD Provinsi Kalbar Angeline Fremalco mengapresiasi rencana kunjungan Komisi IV DPR RI ke Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

Halaman
123
Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved