Pemkab Ketapang Serahkan BPNT ke 29.675 KPM dan Santunan Kepada 113 Penyandang Disabilitas

Menurut Akia, meski nilainya relatif kecil namun bantuan tersebut diharapkannya mampu mengurangi beban keluarga penerima manfaat.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ NUR IMAM SATRIA
Bupati Ketapang, Martin Rantan menyerahkan secara langsung Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD) dari pemerintah pusat. 

KETAPANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ketapang, melaksanakan lauching penyaluran Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD) dari pemerintah pusat, di Pendopo Bupati Ketapang, Rabu (20/11/2019).

Dalam penyaluran tersebut diterima sebanyak 29.675 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), sekaligus‎ ‎‎digelar simulasi keluarga penerima manfaat membelanjakan bantuan tersebut di E-Warung dengan membawa Kartu Keluarga Sejahtera, keluarga penerima manfaat. ‎

‎Kelapa Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Ketapang, Akia menjelaskan 29.675 KPM setiap bulannya akan mendapat bantuan dengan nilai uang sebesar Rp 110.000 dalam bentuk beras dan telur.

Pemkab Serahkan Mobil Damkar ke Satpol PP Ketapang

Sementara, ia menambahkan 113 orang penyandang disabilitas akan menerima santunan Rp 300.000 dalam bentuk tabungan setiap bulannya.

“‎Keluarga penerima manfaat akan mendapatkan Kartu Indonesia Sejahtera, dengan kartu itu KPM dapat bertransaksi di 86 E-Warung yang tersebar di 20 kecamatan se Kabupaten Ketapang,” jelas Akia. ‎

Menurut Akia, meski nilainya relatif kecil namun bantuan tersebut diharapkannya mampu mengurangi beban keluarga penerima manfaat.

Mengenal Isfiansyah, Komisioner Bawaslu Kota Pontianak yang Juga Mantan Wartawan

Sementara itu Bupati Ketapang Martin Rantan meminta Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Ketapang untuk mendata kembali masyarakat yang membutuhkan bantuan tersebut.

Hal ini ditekankannya penting dilakukan agar masyarakat yang membutuhkan dapat terakomodir.

“Program ini sangat penting untuk menangani masyarakat yang berada dibawah garis kemiskinan,” tegasnya.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved