Ironi Nasib Petani Lada di Tanah Perbatasan

Setiap KK biasanya memiliki 1000 hingga 500 batang Lada. Yang akan dipanen per delapan bulan sekali. Dengan Jumlah mencapai 4 ton sekali panen

Ironi Nasib Petani Lada di Tanah Perbatasan
TRIBUNPONTIANAK/MARPINA SINDIKA WULANDARI
Sekjen MADN Yakobus Kumis bersama Ketua Adat Dusun Sungai Antu Daniel saat menunjukkan lada putih hasil tani Masyarakat Dusun Sungai Antu, Kecamatan mungguk Gelombang, Kabupaten Sintang, Sabtu (16/11/2019). 

SINTANG - Sekjen MADN Yakobus Kumis mengunjungi masyarakat perbatasan Sintang-Malaysia, Sabtu (16/11/2019).

Pada kesempatan itu Yakobus Kumis mengunjungi masyarakat yang tinggal di rumah Betang panjang suku Dayak yang berada di Dusun Sungai Antu, Desa mungguk Gelombang, Kecamatan Ketungau Tengah, Kabupaten Sintang.

Berdasarkan keterangan Daniel Ketua Adat yang juga penghuni rumah tersebut.

Rumah adat Dayak di Dusun Sungai hantu ini di dirikan sekitar tahun 1978 penancapan tiang pertama.

Petani di Paloh Keluhkan Anjloknya Harga Lada dan Karet

Dari semenjak itulah, menurut Daniel Pemkab Sintang belum pernah memberikan perhatian kepada rumah Betang panjang tersebut.

"Padahal kita sudah berkali-kali usulkan untuk rehab rumah Betang panjang ini tetapi belum ada."

"Tahun 2018 saja kami ajukan 2 kali untuk merehab Betang panjang ini dan 2019 juga sudah 2 kali kami ajukan untuk di rehab masih belum ada respon sama sekali," ungkapnya.

Untuk jumlah pintu Betang panjang ini ada 10 pintu dan 10 KK yang mendiami rumah Betang panjang ini.

"Harapan saya sebagai ketua adat/ketua suku disini, harus ada perhatian dari pemerintah daerah untuk rumah Betang panjang di Sungai Antu antu ini. Karena inilah peninggalan nenek moyang yang harus terus kita jaga dan rawat bersama," ujarnya

Ukuran keseluruhan rumah Betang panjang ini berkisaran 18 depak x 60 depak atau panjang 27 dan lebar 90 meter.

Halaman
1234
Penulis: Marpina Sindika Wulandari
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved