Breaking News:

Sukmawati Soekarnoputri, Putri Presiden Soekarno Angkat Bicara

Sukmawati Soekarnoputri memberikan tanggapan mengenai dugaan dirinya menistakan agama di sebuah acara peringatan Hari Pahlawan 2019 lalu...

Editor: Marlen Sitinjak
FOTO: Kristian Erdianto
Sukmawati Soekarnoputri, putri dari Presiden Pertama RI Soekarno, saat ditemui di kantor PARA Syndicate, Jakarta Selatan, Jumat (30/9/2016) silam. 

Sukmawati kembali menegaskan, dirinya bukanlah yang mengarang dari pertanyaan tersebut.

Seperti judulnya pada acara hari Pahlawan Naionalisme yakni bangkitkan nasionalisme, menangkal radikalisme, dan memberantas terorisme, ia mengungkapkan sebagai narasumber harus memberikan materi yang sesuai.

"Jadi saya cerita sejarah, nasionalisme Indonesia kan memang mulai bangkit mulai ada awal abad 20, itu sudah menjadi tren gitu ya nasionalisme, karena sebelum abad itu belum ada ideologi nasionalisme," jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya ahli dalam menceritakan sejarah Indonesia.

Sukmawati kembali dilaporkan polisi atas dugaan penistaan agama karena dianggap membandingkan Nabi Muhammad SAW dengan Presiden pertama Ir Soekarno lalu Al-Quran dengan Pancasila.

Pihak pelapor menyatakan bahwa pernyataan Sukmawati bukan lagi khilaf karena pernyataan ini adalah peryataan kedua yang menyinggung umat Islam. (Tribunnews.com/Indah Aprilin Cahyani)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Klarifikasi Dugaan Penistaan Agama, Sukmawati Soekarnoputri: Saya Merasa Dirugikan

Sukmawati Mohon Maaf

Sukmawati Soekarnoputri memberikan tanggapan mengenai dugaan dirinya menistakan agama di sebuah acara peringatan Hari Pahlawan 2019 beberapa waktu lalu.

Sukmawati memberikan tanggapannya dalam program Sapa Indonesia Malam Kompas TV, Senin (18/11/2019).

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved