Kini, Bayar PBB-P2 Sudah Bisa Via ATM di Sekadau

Diantaranya Desa Nanga biadan, Boti, Mondi, Nanga taman, Desa Batu Pahat, Rawak Hilir, Menua Prama, Sungai Ayak 2, Setawar, dan Sekonau

Kini, Bayar PBB-P2 Sudah Bisa Via ATM di Sekadau
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MARPINA SINDIKA WULANDARI
BPRPD menggelar Evaluasi PAD dan Launching Pembayaran PBB-P2 Online melalui Bank Kalbar, di wilayah Kabupaten Sekadau, Selasa (19/11/2019) 

SEKADAU - Pemda Sekadau melalui Badan Pengelola Retribusi dan Pajak Daerah (BPRPD) menggelar Evaluasi PAD dan Launching Pembayaran PBB-P2 Online melalui Bank Kalbar, di wilayah Kabupaten Sekadau, Selasa (19/11/2019)

Dalam launching tersebut juga dilaksanakan penyerahan piagam kepada 10 Desa yang membayar PBB-P2 tepat waktu.

Diantaranya Desa Nanga biadan, Boti, Mondi, Nanga taman, Desa Batu Pahat, Rawak Hilir, Menua Prama, Sungai Ayak 2, Setawar, dan Sekonau

Kepala Dinas BPRPD Sekadau Abdul Gani menyebut dengan dilaksanakannya launching pembayaran PBB P2 online melalui ATM Bank Kalbar tersebut diharapkan semua proses pembayaran pajak daerah menjadi transparan.

"Jadi BPRPD sebagai petugas pajak, sekarang tidak melihat uang tunai lagi. Tapi melihat angka. Nah ini yang kita harapkan," ujarnya.

Bank Kalbar Lauching Pembayaran PBB-P2 Online di Sekadau, Samsir Ismail Sebut Beberapa Keuntungan

Ia pun berharap dengan adanya pembayaran PBB P2 online tersebut menciptakan adanya kesadaran wajib pajak di masyarakat.

Sedangkan untuk saat ini penyumbang pajak terbesar di Kabupaten Sekadau adalah mineral bukan logam.

Sementara itu Sekretaris Daerah Drs. Zakaria mengharapkn dengan dilaksanakannya pembayaran non tunai.

Dapat meminimalisir peluang terhadap hal-hal yang tidak diinginkan. Karena semua pajak yang dibayar oleh masyarakat harus masuk ke dalam kas daerah.

"Daerah nanti akan membangun fasilitas sekolah, jalan, jembatan, untuk kemakmuran masyarakat kita, itu semua karena kita membayar pajak," terangnya.

Setda sekadau menyebut untuk saat ini PAD Kabupaten Sekadau baru mencapai angka 5% dari APBD.

"Basis pajak daerah kita ini kan ke kota. Jadi kalau kedepan bisa bertambah PAD nya, kemajuan daerah bisa kita tingkatkan lagi," tambahnya.

Dengan launching ini Pemkab Sekadau berharap masyarakat tidak lagi merasa susah atau jauh ketika ingin membayar pajak. Karena saat ini sudah dapat dilakukan melalui ATM Bank Kalbar, ATM Bersama dan BCA Prima.

"Cuma masalahnya karena struk ini mudah hilang. Jadi kalau belum ke bank Kalbar atau BPRPD tolong fotokopi atau di fotokan dulu struknya," tutupnya. 

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Marpina Sindika Wulandari
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved