Ancaman Tak Lolos Buat Pelamar CPNS Rela Antre Sejak Pagi Untuk Dapatkan Legalisir Berkas

Dirinya yang berencana mengambil formasi desaign grafis di Pemkot Pontianak.

Ancaman Tak Lolos Buat Pelamar CPNS Rela Antre Sejak Pagi Untuk Dapatkan Legalisir Berkas
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Sejumlah calon pelamar CPNS antre melakukan legalisir data kependudukan di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil kota Pontianak, Selasa (19/11/2019). 

PONTIANAK – Satu diantara pemohon legalisir e KTP, KK dan Akta Kelahiran di Disdukcapil Kota Pontianak Ahmad Suyudi (31) harus rela antre sejak pagi untuk mendapatkan berkas legalisir e KTP, KK dan Akta Lahir dari Disdukcapil Kota Pontianak.

“Saya baru  mulai ngurus hari ini, dari pagi ke kampus kemudian langsung ke dukcapil untuk melengkapi legalisir KK, KTP, dan Akta kelahiran,” ujarnya saat ditemui tribun didepan loket legalisir Disdukcapil Kota Pontianak, Selasa (19/11/2019)

Dirinya yang berencana mengambil formasi desaign grafis di Pemkot Pontianak.

Didalam rincian persyaratan yang harus dilengkapi oleh pelamar.

Foto copy KTP, KK dan Akta Kelahiran yang dilampirkan harus dilegalisir oleh pejabat berwenang.

Jika tidak dilegalisir ancaman tak lolos seleksi harus diterima oleh pelamar.

“Kalau tidak dilegalisir oleh BKD secara otomatis ditolak, walaupun sudah mendaftar online. Karena dianggap tidak melengkapi persyaratan,” ujarnya.

Pernyataan Berbeda Disdukcapil Kapuas Hulu - Warga, Soal KTP Ganda di Wilayah Perbatasan

Ia mengaku meskipun persyaratan harus melegalisir KTP, KK dan KTP terasa menyulitkan, pihaknya tetap harus mengurus dokumen legalisir tersebut walaupun harus antre bersama para pemohon lain.

“Mau gimana lagi prosedurnya sudah seperti itu jadi harus tetap kita lengkapi,” ujarnya.

Pada seleksi administrasi, Ahmad mengharapkan prosesnya dapat diberikan lebih mudah dan bisa lulus administrasi. Sehingga dapat mengikuti tes sesunggunya yakni tes Seleksi Komptensi Dasar (SKD) atau bahkan bisa lulus Seleksi Komptensi Bidang.

Halaman
12
Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved