Citizen Reporter

Pusat Media Damai Gelar Pemilihan Duta Damai Kalbar

Kemudian pemilihan Duta Damai Kalbar ini menyajikan beberapa kegiatan sebagai tindak lanjut untuk peserta yang telah lulus seleksi.

Pusat Media Damai Gelar Pemilihan Duta Damai Kalbar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Pusat Media Damai Adakan ajang pemilihan Duta Damai Kalbar 

Citizen Reporter 

Khusnul Khotimah, Mahasiswi

PONTIANAK-  Pusat Media Damai beserta elemen-elemen perdamaian lainnya gelar ajang pemilihan Duta Damai Kalimantan Barat pada tanggal 16-17 November 2019 di Kampung English Poernama Sungai Raya Dalam Kalimantan barat.

Pendaftaran duta damai ini di buka dari tanggal 7 sampai tanggal 12 November kemarin dengan syarat setiap peserta yang mendaftar harus menyerahkan artikel pendek 6- 12 paragraf dengan tema "mengapa saya tertarik mengikuti duta damai Kalbar" dan di lanjutkan dengan pengumuman hasil seleksi pada tanggal 13 November.

Kemudian pemilihan Duta Damai Kalbar ini menyajikan beberapa kegiatan sebagai tindak lanjut untuk peserta yang telah  lulus seleksi.

Camat Ngabang Pantau Pilkades, Singgah di TPS 03 Desa Raja

Tiga Prodi Mahasiswa Stikara Sintang Akan Diterjunkan Bantu Pemerintah Atasi Stunting

Kegiatan ini di laksanakan dua hari yaitu pada tanggal 16 hingga 17 November di Kampung English Poernama, tepatnya di Sungai Raya Dalam Kalimantan Barat.

Agus Imam Hambali, Mahasiswa Fisipol Untan selaku salah satu peserta duta damai begitu antusias dan bersemangat untuk mengikuti pemilihan duta damai ini .

"Saya sangat termotivasi pada kegiatan Duta Damai ini terutama bagi para mahasiswa dan masyarakat Kalbar. Kita hidup beragam mulai dari suku ,etnis, agama dan lain-lain. Dan tidak bisa kita pungkiri dulu pernah terjadi konflik antar etnis yang mengakibatkan kesenjangan sosial antar pihak-pihak terkait," ungkap Imam Hambali.

Tampak nya ia telah mewacanakan misi besar untuk perdamaian Kalbar dan dunia jika terpilih menjadi duta damai .

"Dengan adanya duta damai ini kita bisa menjadi pemersatu dan melakukan pembaruan misalnya kita bisa menyelenggarakan suatu forum diskusi lintas iman, etnis, budaya atau yang lainnya dengan mengundang tokoh-tokoh dari setiap etnis sehingga dari situ sedikit demi sedikit kita akan menciptakan perdamaian untuk masyarakat Kalbar," lanjutnya.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Maudy Asri Gita Utami
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved