Citizen Reporter

Desa Kubu Peringati Tradisi Robo-Robo Dengan Meriah

cara robo-robo dimulai pada tanggal 23 Oktober 2019 sampai saat ini yang diperkirakan satu bulan lebih lamanya.

Desa Kubu Peringati Tradisi Robo-Robo Dengan Meriah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Meriahnya Acara Robo-robo di Desa Kubu Kecamatan Kubu Kabupaten Kubu Raya Kal-Bar pada hari Sabtu (16/11/2019) sekitar pukul 15.00 WIB siang 
Citizen Reporter
 Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura, Okcta Jesyrianti 
KUBU RAYA  - Acara Robo-robo di Desa Kubu Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya Kalbar  Sabtu (16/11/2019) sekitar pukul 15.00 WIB siang berlangsung meriah.
Untuk diketahui, tradisi robo-robo adalah adat istiadat suku Melayu Kalimantan Barat yang di sudah sejak dulu lakukan nenek moyangnya.
Ritual robo-robo adalah meminta keberkahan dengan sang pencipta yang dilakukan di setiap hari rabu di pekan terakhir bulan safar.
Tidak hanya berdo’a dalam ritualnya juga ada menghanyutkan makanan ke sungai agar terbawa arus dengan makna ingin selalu hidup selaras dengan sungai sebagai kekayaan daerah mereka.
Perlu diketahui, acara robo-robo dimulai pada tanggal 23 Oktober 2019 sampai saat ini yang diperkirakan satu bulan lebih lamanya.
Banyak sekali profesi masyarakat yang ada di desa kubu selain petani dan pedagang.
Masyarakatnya ada yang berprofesi sebagai nelayan serta berdominan suku melayu oleh karena itu desa kubu memperingati ritual tradisi robo-robo agar masyarakat hidupnya lebih makmur dan para nelayan mendapat hasil yang memuaskan sehingga dapat mencukupi kebutuhan keluarganya.
Acara robo-robo ini dimeriahkan dengan banyak cabang perlombaan serta acara-acara hiburan seperti perlombaan sampan dayung, kano, robin, bola voli, bola futsal, stund up komedi, karaoke dan masih banyak lainnya.
Hiburan yang suguhkan pun bermacam selama acara meriahkan robo-robo ini berlangsung seperti penampilan tari tradisional, kuda lumping dan dangdutan.
Dengan adanya acara ini banyak masyarakat yang di untungkan.
“Ya, Alhamdulillah dengan adanya acara ini saya sangat merasa senang sekali dapat berpartisipasi walaupun tidak sepenuhnya dikarena saya juga jualan, pendapatan saya meningkat bisa dikatakan 50% dibandingkan hari biasanya berjualan sembako bermodalkan jualan es dan gorengan sudah cukup bagi saya” ucap Aini, warga Desa Kubu.
Acara meriahkan robo-robo ini banyak mendapat dukungan dari masyarakat.
“Saya sangat senang sekali dengan adanya acara robo-robo ini karena banyak hiburannya yang menyinggung tentang kesenian, religius dan yang paling utama adalah dapat meningkatkan tali ikatan silahturahmi dengan sesama, karena untuk mengsukses acara ini kami semua bergotong royong” ujar Amir.
Dengan memperingati robo-robo satu diantara rasa untuk mengucapkan rasa syukut terhadap sang pencipta dan meminta penghidupan yang lebih baik untuk kedepannya.
Memeriahkan acara robo-robo ini juga satu diantara cara untuk menambah pendapatan masyarakat yang berjualan diacara tersebut serta dapat menjunjung tinggi sikap sosial masyarakat dengan bergotong royong.  

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved