Bupati Paolus Hadi Buka Kegiatan Gelar Budaya Bumi Daranante

Kegiatan digagas Sanggar Segentar Alam berkerjasama dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Bupati Paolus Hadi Buka Kegiatan Gelar Budaya Bumi Daranante
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/HENDRI CHORNELIUS
Bupati Sanggau, Paolus Hadi saat membuka kegiatan gelar budaya bumi daranante di Lapangan Bola Rawa Bakti Sanggau, Sabtu (16/11/2019) malam. Kegiatan digagas Sanggar Segentar Alam berkerjasama dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI. 

SANGGAU - Bupati Sanggau, Paolus Hadi membuka kegiatan gelar budaya bumi daranante di Lapangan Bola Rawa Bakti Sanggau, Sabtu (16/11/2019) malam.

Kegiatan digagas Sanggar Segentar Alam berkerjasama dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Hadir juga dari Balai Pelestarian Nilai Budaya M Andre, Direktorat Kesenian Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Fitria Saufini,
Dandim 1204/Sanggau, Letkol Inf Gede Setiawan, Waka Polres Sanggau Kompol Damianus Dedi Susanto, Anggota DPRD Sanggau, Pj Sekda Sanggau, Kukuh Triyatmaka, Kepala OPD Sanggau, Ketua TP PKK Kabupaten Sanggau Arita Apolina, Panitia dan undangan lainya.

Pantauan Tribun, tampak lapangan bola rawa bakti dipadati penonton yang menyaksikan acara gelar budaya bumi daranante.

Dalam acara ini, ditampilkan garapan-garapan Sanggar Segentar Alam, baik berupa musik tradisional, tari tradisional, maupun musik kolaborasi yang mengangkat seni dan budaya suku dayak, Melayu, dan Tionghoa.

Desa Karangan Gelar Budaya Robo-Robo, Terdapat Berbagai Perlombaan di Masyarakat

Bupati Sanggau Buka Kegiatan Kampanye Gemarikan

Bupati Sanggau Buka Kegiatan Temu OMK yang Diikuti 454 Peserta

Kemudian ditampilkan juga penampilan dari Kerabat Batak, Paguyuban Jawa Guyub Gawe Guno, dan Paguyuban Pasundan. Kemudian bintang tamu yang mengisi acara ini adalah Ai Saka dan Fery Sape.

Dalam sambutanya, Ketua panitia yang juga ketua Sanggar Segentar Alam Kabupaten Sanggau Sunaryo Adema menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan budaya daerah.

"Dimana budaya kita ini adalah aset negara, aset daerah yang harus kita pertahankan. Kebudayaan memegang peranan penting dalam kemajuan suatu bangsa. Negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dan menjadikan Kebudayaan sebagai investasi untuk membangun masa depan, "katanya.

Keberagaman kebudayaan daerah merupakan kekayaan dan identitas bangsa yang sangat diperlukan untuk memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah dinamika perkembangan dunia.

Sunaryo juga mengucapkan terimakasih kepada Direktorat Kesenian Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI yang telah mendukung penuh kegiatan ini.

Halaman
12
Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved