Aidenvironment Dorong Pembangunan Berkelanjutan di Lanskap Sambas

Dengan demikian, akan menimbulkan rasa bangga masyarakat Perbatasan terhadap produk-produk yang mereka miliki.

Aidenvironment Dorong Pembangunan Berkelanjutan di Lanskap Sambas
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kegiatan perhutanan sosial di PLBN Aruk. 

SAMBAS- Senior Landscape Program Manager di Aidenvironment Asia, Marius Gunawan mengatakan Aidenvironment mendorong pembangunan berkelanjutan di lanskap Sambas.

"Aidenvironment sebagai organisasi non pemerintah turut mendorong pembangunan berkelanjutan di Lanskap Sambas lewat beberapa pendekatan, yaitu dengan pendekatan Corporate Sustainability Program (CSP) untuk mendorong transformasi sektor swasta kearah bisnis yang mematuhi kaidah-kaidah berkelanjutan dalam kegiatan operasionalnya," ujarnya.

Ia katakan Pengelolaan SDA harus dilakukan secara kolaboratif sehingga SDA bisa lestari.

Perhutanan Sosial Program Unggulan Pengelolaan Lanskap Sambas, Secara Kolaboratif dan Berkelanjutan

Masih Ada Kampung yang Belum Teraliri Listrik di Sambas dan Jalan Berlumpur Jika Hujan

"Dan dengan pendekatan Lanscape/Lanskap untuk mendorong kolaborasi multipihak dalam skala lanskap sehingga tanggung jawab mengelola sumber daya alam secara lestari dapat dilakukan secara kolaboratif dan manfaatnya juga dirasakan bersama oleh seluruh pemangku kepentingan yang ada di dalam lanskap tersebut," tuturnya.

Senior Landscape Program Manager di Aidenvironment Asia, menambahkan ke depan juga akan dilaksanakan kegiatan-kegiatan lainnya.

"Selain kegiatan lokakarya mutipihak, akan diadakan juga pameran produk-produk hasil kegiatan Perhutanan Sosial masyarakat," ungkapnya.

Dengan demikian, akan menimbulkan rasa bangga masyarakat Perbatasan terhadap produk-produk yang mereka miliki.

"Karena dengan letak geografis Kabupaten Sambas yang langsung berbatasan dengan Sarawak (Malaysia), maka lewat pameran ini, diharapkan dapat memberikan rasa bangga dan percaya diri pada masyarakat terhadap pencapaian lewat program ini, sekaligus memperluas jejaring dan akses pasar bagi produk-produk tersebut sampai ke negara tetangga," ungkapnya.

Untuk diketahui, pameran yang dilaksanan di pasar PLBN Aruk, kegiatan ini juga di dukung oleh Dinas Kumindag Sambas, Dinas Pariwisata, SIMEA, Koperasi Rantai Mawar, Dinar Project, Insanak Galeri, serta produk dari perhutanan sosial Ketapang.

Selain itu, ada juga promosi wisata dari Dinas Pariwisata dan pengenalan tentang perikanan dan ternak dari DKP Perternakan dan Kesehatan Hewan. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved