Tokoh Masyarakat Tanggapi Praktik Ilegal Fishing di Kapuas Hulu

Dengan ini Udin berharap kepada penegak hukum bersama masyarakat, untuk selalu menjaga kelestarian sepesis ikan yang ada di Sungai Kapuas.

Tokoh Masyarakat Tanggapi Praktik Ilegal Fishing di Kapuas Hulu
TRIBUNPONTIANAK/SAHIRUL HAKIM
Salah satu barang bukti berupa ikan hasil dari ilegal fishing di Sungai Kapuas, yang ditangkap oleh Kepolisian dan masyarakat, Kamis (14/11/2019). 

KAPUAS HULU - Sejumlah tokoh masyarakat yang tinggal di tepian Sungai Kapuas Kabupaten Kapuas Hulu, menyayangkan masih ada oknum masyarakat melakukan ilegal fishing (Nyetrum ikan) di Sungai Kapuas.

"Sudah jelas melanggar hukum masih saja melakukan penyetruman ikan di Sungai Kapuas."

"Cari makan sih cari makan, kalau melanggar hukum juga tak dibolehkan," ujar seorang tokoh masyarakat Sungai Kapuas Kecamatan Bunut Hilir, H Udin kepada Tribun, Kamis (14/11/2019).

Musim Tangkap Ikan, Bhabinkamtibmas Ingatkan Warga Jangan Pakai Tuba dan Strum

Wujudkan Kepedulian pada Nelayan, Bupati Martin Serahkan Bantuan Alat Tangkap Ikan

Dengan ini Udin berharap kepada penegak hukum bersama masyarakat, untuk selalu menjaga kelestarian sepesis ikan yang ada di Sungai Kapuas.

"Dalam arti gunakan alat tangkap ikan yang tak melanggar hukum yang berlaku di negara ini," ungkapnya.

Tokoh Masyarakat lainnya, Supri Yanto menyatakan kalau pihaknya sangat mengapresiasi petugas kepolisian dan masyarakat telah menangkap praktek ilegal fishing di Kabupaten Kapuas Hulu.

"Semoga tidak ada lagi pelaku ilegal fishing di Sungai Kapuas."

"Karena sangat merugikan nelayan lainnya, yang menggunakan tangkapan ikan seadanya. Sementara menggunakan sentrum ikan sudah jelas melanggar hukum," ungkapnya. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved