Mahasiswa Kalbar Wakili Indonesia di Konferensi Internasional Asia World Model United Nation III

Sebagai delegasi, yang ditugaskan untuk mewakili suatu negara di salah satu komite Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)

Mahasiswa Kalbar Wakili Indonesia di Konferensi Internasional Asia World Model United Nation III
TRIBUNPONTIANAK/Dokumentasi Rahmawati
Rahmawati (dua dari kanan), Mahasiswi Untan Pontianak yang menjadi peserta acara Konferensi Internasional Asia World Model United Nation III (AWMUN III) yang diadakan oleh International Global Network di Bali, Nusa Dua, Indonesia. 

Citizen Reporter
Mahasiswi Untan Pontianak, peserta Konferensi Internasional Asia World Model United Nation III
Rahmawati 

PONTIANAK - Rahmawati seorang mahasiswa Universitas Tanjungpura Pontianak, yang berasal dari Kabupaten Kapuas Hulu dan merupakan salah satu peserta Indonesia.

Ikut serta dalam acara Konferensi Internasional yaitu Asia World Model United Nation III (AWMUN III) yang diadakan oleh International Global Network di Bali, Nusa Dua, Indonesia pada tanggal 13 – 16 November 2019 dengan tema “The Implementation of World’s Agenda 2030”

AWMUN adalah sebuah simulasi dari sebuah konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa yang dihadiri oleh pemimpin muda dari berbagai negara.

Sebagai delegasi, yang ditugaskan untuk mewakili suatu negara di salah satu komite Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk membahas permasalahan-permasalahan yang di hadapi oleh negara tersebut.

Rombongan Hakka Kalbar Dipimpin Phang Kat Fu Ikuti Konferensi Hakka Dunia ke-30 di Malaysia

Siswa Pontianak Torehkan Prestasi Diajang Internasional, Inilah Orangnya

Dewan Berharap Tak Ada Ilegal Fishing di Kapuas Hulu

AWMUN bertujuan untuk memfasilitasi pemimpin muda dari tempat yang berbeda untuk memperluas jaringan mereka dan untuk menyediakan sebuah flatform untuk berbagi sudut pandang mereka, terutama pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SGDs) yaitu implementasi Agenda Dunia 2030 yang akan di diskusikan oleh setiap dewan.

Rahmawati ditugaskan sebagai delegasi yang mensimulasikan menjadi badan khusus Perserikat Bangsa-Bangsa yang menjabat sebagai dewan United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO), yang mana tujuan dari UNESCO ialah mendukung perdamaian, dan keamanan dengan mempromosikan kerja sama antar negara melalui pendidikan, ilmu pengetahuan, dan budaya dalam rangka meningkatkan rasa saling menghormati yang berlandaskan kepada keadilan, peraturan hukum, HAM, dan kebebasan hakiki.

Dalam kegiatan tersebut delegasi akan menjadi reprentative dari suatu negara, delegasi diminta untuk “Mendiskusikan Kemajuan Akses Universal di bidang Pendidikan untuk Mempersiapkan Era Industri Baru” yang selanjutnya akan dibahas bersama berdasarkan sudut pandang dan data pendukung yang akurat sehingga menemukan resolusi untuk masalah tersebut.

Dalam acara tersebut delegasi juga di wajibkan untuk menggunakan pakaian tradisional dari negara nya masing-masing, hal tersebut untuk menunjukan atau memperkenalkan negaranya di malam Cultural Night yang merupakan malam puncak sekaligus penutupan acara AWMUN III.

Rahmawati sangat merekomendasikan kepada seluruh generasi muda untuk mengikuti Asia World Model United Nation yang diselanggarakan oleh Internatioanl Global Network, karena di acara tersebut akan menjadi ajang untuk mengembangkan kemampuan dalam berkomunikasi dan berdiplomasi, yang membuat kita lebih kritisi dan memperhatikan permasalahan di negara kita.

Selain itu kita juga bisa memperluas jaringan sosial baik di tingkat nasional maupun internasional karena acara ini dihadiri oleh delegasi dari berbagai negara. Selain itu juga acara tersebut menjadi kesempatan kita untuk merasakan suasana Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa yang di simulasikan di AWMUN. (*/Uka)

Penulis: Anesh Viduka
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved