Wali Kota Singkawang Terima Sertifikat Tanah Hak Pakai untuk Pembangunan Bandara

Saat ditemui usai menerima sertifikat Hak Pakai Atas Nama Pemerintah Kota Singkawang untuk bandara udara kota Singkawang.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Foto bersama Wagub Kalbar, H Ria Norsan usai Serah Terima Sertifikat Pengadaan Tanah kepada Pihak Pemprov Kalbar dan Pemkot Singkawang diterima oleh Wagub Kalbar, H Ria Norsan, di Hotel Mercure Pontianak, Senin (11/11/2019). 

PONTIANAK- Direktur Jendral Pengadaan Tanah Kementrian Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional menggelar sosialasi peraturan pengadaan tanah bagi pembaginan untuk kepentingan umum yang diselenggarakan di Hotel Mercure Pontianak, Senin (11/11/2019).

Dalam kegiatan tersebut sekaligus serah terima 13 sertifikat Hak Pakai Atas Nama Pemprov Kalbar, dan serah terima 1 sertifikat Hak Pakai Atas Nama Pemerintah Kota Singkawang.

Saat ditemui usai menerima sertifikat Hak Pakai Atas Nama Pemerintah Kota Singkawang untuk bandara udara kota Singkawang.

Walikota Singkawang, Tjhai Chui Mie mengucapkan terima kasih atas semua pihak karena urusan pertanahan untuk pembangunan bandara Singkawang sudah terselesaikan dengan baik.

Pembangunan Bandara Singkawang Dinilai Bisa Mengangkat Perekonomian Pembangunan Daerah

Jepang dan Perancis Lirik Bandara Singkawang, 28 Investor Teken Surat Minat, Gubernur Dukung Penuh

"Apalagi hari ini sudah ada penyerahan sertifikat secara resmi dan yang akan menjadi kekuatan untuk pembangunan bandara di kota Singkawang. Ini kedepannya juga akan kita serahkan kepada menteri perhubungan ," ujarnya.

Ia mengatakan untuk tanah pembangunan Bandara Singkawang sudah selesai semua dengan luas 1.541.500 yang sudah diserahkan sertifikat tanah pada hari ini.

Ia mengatakan untuk pengerjaaan bandara Singkawang sendiri sudah pada tahap market sounding dan sekarang tinggal menunggu calon investor yang akan berkunjung ke kota Singkawang serta sedang menunggu jadwal dari Dirjen perhubungan udara .

"Jadi yang tim sampaikan kepada saya diakhir November akan ada visit investor ke kota Singkawang. Kalau sudah ada penentuan satu setengan tahun bisa selesai," ujarnya.

Ia mengatakan sejauh ink sudah terdaftar 40 investor yang dan juga ada investor dari luar negeri seperti Jepang, Singapura, dan Cina.

"Untuk dana yang disiapkan untuk pembangunan sekitar 4.3 T dan dari tim lah yang memutuskan ini," pungkasnya. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Anggita Putri
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved