Breaking News:

Kronologi Mahasiswi Diperkosa Ayah Tiri, Ibu Kandung Curiga hingga Pelaku Bantah dan Sebut Rekayasa

Seorang ayah tiri berinisial AR (43) di Samarinda, Kalimantan Timur, diduga mengancam dan memperkosa anak tirinya hingga hamil lima bulan.

Editor: Rizky Zulham
TRIBUNFILE/IST
ILUSTRASI 

Korban tidak berani melapor lantaran diancam akan dibunuh.

"Hasil interogasi kami, korban ini diancam sampai tidak berani melapor," kata Iptu Dedy Yulianto.

Kasus ini terungkap saat korban pulang ke rumah orang tuanya di Desa Rangoan, Kecamatan Matangga, Kabupaten Polewali Mandar.

Orangtua korban curiga saat melihat kelainan pada tubuh korban.

Karena curiga korban langusung dibawa ke puskesmas untuk melakukan pemeriksaan medis.

Dari hasil pemeriksaan medis korban dinyatakan hamil.

Selanjutnya orangtua korban melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian setelah menceritakan kelakuan kakak iparnya.

“Awal kasus ini dilaporkan ke Polsek Matangga di Kabupaten Polewali Mandar.

Namun karena tempat kejadianya di Kabupaten Mamasa, sehingga pihak Polsek Matangga meneruskan laporan ini ke Polres Mamasa,” Kata Iptu Dedi Yulianto.

Begitu mendapat laporan, Tim Buser Polres Mamasa langsung melakukan penangkapan.

Pelaku berhasil diringkus di kediamanya di Desa Salualo, Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa, Selasa 5 November.

Saat ini tersangka HR mendekam di sel tahanan Polres Mamasa.

Ia diancam undang-undang no. 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara dan denda 15 milyar rupiah.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved