Kalbar Menjadi Provinsi Pendataan Keluarga Secara Utuh 2020 karena Tingginya Angka Remaja Hamil

Kali ini adalah uji coba untuk yang dilakukan di Kota Pontianak dan Kubu Raya, agar persiapan lebih baik 2020 mendatang.

Kalbar Menjadi Provinsi Pendataan Keluarga Secara Utuh 2020 karena Tingginya Angka Remaja Hamil
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIZKY PRABOWO RAHINO
Kepala BKKBN Perwakilan Provinsi Kalbar, Kusmana. 

Kalbar Menjadi Provinsi Pendataan Keluarga Secara Utuh 2020 karena Tingginya Angka Remaja Hamil

PONTIANAK - Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalbar, Kusmana membuka acara uji pendataan keluarga 2020 mendatang.

Ia menyampaikan pendataan keluarga merupakan amanat dari undang-undang dan peraturan pemerintah mengenai data dan informasi kependudukan keluarga berencana.

Kali ini adalah uji coba untuk yang dilakukan di Kota Pontianak dan Kubu Raya, agar persiapan lebih baik 2020 mendatang.

Miris! 63 dari 1000 Remaja Kalbar Usia 15-19 Tahun Sudah Pernah Melahirkan

Hadiri Acara Genre, Edi Kamtono Sebut Remaja Pontianak Rawan Terpapar Narkoba

"Pelaksanaan pendataan keluarga yang akan dilakukan pada 2020 juga bertepatan dengan sensus penduduk. Akan ada kolaborasi antara BKKBN, BPS dan Capil untuk Kalbar dalam melakukan pendataan ini," ucap Kusmana, Senin (11/11/2019).

Kalbar ditegaskannya sudah ada komitmen bersama Pemda untuk mewujudkan satu data, satu informasi dan satu kebijakan, sebagai implementasi dari kebijakan Gubernur Kalbar.

Kalbar adalah satu diantara provinsi yang akan didata utuh bersama enam daerah lainya.

Alasan Kalbar dipilih diantaranya angka kelahiran menurut umur (Age Specific Fertility Rate/ASFR) yang sangat tinggi.

Ia menambahkan ASFR di Kalbar pada kelompok usia 15 hingga 19 tahun masih sangat tinggi.

Pada 2015 dari 1000 wanita kelompok umur 15-19 tahun pernah melahirkan sebanyak 104.

Halaman
12
Penulis: Syahroni
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved