Kumpulan Doa
Doa Selamat Dunia dan Akhirat Bahasa Indonesia, Arab dan Terjemahannya
Bacaan Doa Selamat Dunia dan Akhirat Bahasa Indonesia, Arab dan Terjemahannya
Penulis: Nasaruddin | Editor: Nasaruddin
Doa adalah kebutuhan seorang muslim.
Sebelum memulai aktivitas sehari-hari kita diajarkan untuk membaca doa.
Satu di antara doa yang sering diajarkan adalah doa selamat dunia dan akhirat.
Doa ini bisa dibaca di berbagai kesempatan, khususnya setelah menunaikan Salat.
Berikut ini bacaan doa selamat dunia dan akhirat:
اَللّٰهُمَّ اِنَّا نَسْأَلُكَ سَلاَمَةً فِى الدِّيْنِ وَعَافِيَةً فِى الْجَسَدِ وَزِيَادَةً فِى الْعِلْمِ وَبَرَكَةً فِى الرِّزْقِ وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ
Allaahumma innaa nas aluka salaamatan fid diini wa 'aafiyatan fil jasadi wa ziyaadatan fil 'ilmi wa barokatan firrizqi wa taubatan qoblal mauti wa rohmatan 'indal mauti wa maghfirotan ba'dal mauti.
• Doa Menjenguk Orang Sakit dan Adab Saat Membesuk Orang Sakit
• Doa Sebelum Belajar dan Doa Sesudah Belajar Bahasa Arab dan Indonesia serta Terjemahan
Atinya:
"Ya Allah kami memohon kepadaMu keselamatan dalam agama, dan kesejahteraan/kesegaran pada tubuh dan penambahan ilmu, dan keberkahan rizqi, serta taubat sebelum mati dan rahmat di waktu mati, dan keampunan sesudah mati"
اَللّٰهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِى سَكَرَاتِ الْمَوْتِ وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ
Allohumma hawwin 'alaina fii sakaraatil mauti wannajaata minan naari wal'afwa 'indal hisaabi
Artinya :
"Ya Allah, mudahkanlah kami saat pencabutan nyawa, selamat dari api neraka dan mendapat kemaafan ketika amal diperhitungkan"
رَبَّنَا لاَتُزِغْ قُلُوْبَنَا بَعْدَ اِذْهَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً اِنَّكَ اَنْتَ الْوَهَّابُ
Robbanaa laa tuzigh quluubanaa ba'da idz hadaitanaa wahab lanaa milladunka rahmata innaka antal wahhab
Artinya :
"Ya Allah, janganlah Kau goyahkan hati kami setelah Kau beri petunjuk dan berilah kami rahmat dari sisi-Mu. Sesungguhnya Engkau Maha Pemberi"
رَبَّنَا أَتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Rabbanaa aatinaa fiddunnyaa hasanah wa fil aakhirati hasanah, waqinaa 'adzaa ban naar
Artinya:
"Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan hidup di dunia dan kebaikan hidup di akhirat, dan jagalah kami dari siksa api neraka."
Bacaan doa selamat berikutnya bisa dilihat dalam al-Qur'an surah Al-baqoroh ayat 286:
رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَّسِيْنَا أَوْ أَخْطَأْنَاۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهٗ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَاۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهٖۚ وَاعْفُ عَنَّاۗ وَاغْفِرْ لَنَاۗ وَارْحَمْنَاۗ أَنْتَ مَوْلٰنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ
Robbanaa laa tuakzidnaa in nasiinaa wa akhto’naa robbanaa wa laa tahmil ‘alainaa isron kama hamaltahu ‘alal ladzIina min qoblinaa. Robbanaa wa laa tuahamilnaa maa laa thooqoto lanaa bihi wa’fua ’anna waghfir lanaa warhamnaa anta maulaanaa fanshurnaa ‘alal qoumil kaafiriin
Artinya:
"Ya Allah, jangan siksa kami karena lupa atau bersalah. Ya Allah, jangan bebankan pada kami beban berat seperti Kau bebankan pada orang‐orang sebelum kami. Ya Allah, jangan Kau pikulkan pada kami apa yang tidak sanggup kami pikul. Ampunilah dan maafkan kami, serta rahmatilah kami. Kaulah Penolong kami, maka tolonglah kami untuk mengalahkan orang‐orang kafir."
(QS. Al‐Baqoroh: 286).
Semua Doa Dikabulkan
Ustadz Abdul Somad mengatakan, tidak ada doa yang tidak dikabulkan Allah.
Semua doa dikabulkan Allah.
Menurutnya, orang yang merasa doanya tidak dikabulkan Allah dia sudah suudzon kepada Allah.
Ustadz Abdul Somad mengatakan, terkait dengan doa ini ada tiga hal yang harus diketahui.
Pertama, ada doa yang langsung dikabulkan.
Kedua, ada doa itu ditunda Allah karena ini belum layak.
Sama seperti anak minta pisau.
"Minta pisau, minta pisau, belum layak. Nanti kalau kukasi kau luka," kata Ustadz Abdul Somad memberikan contoh.
"Ini orang belum layak dikasi mobil. Nanti kalau dikasi mobil, malah nggak Sholat. Dulu waktu masih pakai motor, Sholat. Habis dikasi mobil eh, Sholatnya Idul Fitri sama Idul Adha. Ilmunya belum sampai," lanjut Ustadz Abdul Somad.
Ustadz Abdul Somad mengatakan, yang ketiga, ada orang-orang yang rezekinya ditahan oleh Allah.
"Nanti akan diberikan di syurga. Belum pernah dilihat mata, belum pernah didengar telinga, belum pernah terlintas di hati manusia. Jadi doa kita itu, tetap saja doa," katanya.
UAS mengatakan, banyak anak-anak muda sekarang tidak mau berdoa. Setelah Sholat, langsung pergi.
"Pas ditanya kamu kok nggak berdoa? Dia menjawab yang lama aja belum dikabulkan, ngapain nambah yang baru," kata UAS.
Dirinya menegaskan, orang yang tidak mau berdoa adalah orang yang sombong.
"Jangan pernah berhenti berdoa kepada Allah. Tapi tetap ada usaha," tegasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ilustrasi-orang-sedang-berdoa.jpg)