Selamatkan Aset Milik Pemkot Pontianak, Perluas Kerjasama Kejaksaan Negeri

Aset-aset milik Pemkot Pontianak yang bermasalah itu dikuasai pihak ketiga. Dari pembicaraan awal, kita sudah bisa menginventarisir permasalahan itu.

Selamatkan Aset Milik Pemkot Pontianak, Perluas Kerjasama Kejaksaan Negeri
TRIBUNPONTIANAK/SYAHRONI
Sukirmanto (kaus biru) berbincang dengan Forkompimda Kota Pontianak setelah mendapatkan kepastian ganti rugi Rp70 atas rumahnya yang berdiri di Jalan Akses Jembatan Landak II, Senin (7/10/2019). 

Selamatkan Aset Milik Pemkot Pontianak, Perluas Kerjasama Kejaksaan Negeri

PONTIANAK- Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak melakukan kerjasama dengan Kejaksaan Negeri Kota Pontianak, menyusul masih banyaknya aset milik pemkot yang legal.

Wali Kota Pontianak, Edi R Kamtono mengatakan, kerjasama dengan Kejari Pontianak bagian dari upaya untuk mengamankan aset milik Pemkot Pontianak yang masih banyak tercecer dan belum dilegalisasi.

“Jika tidak segera diselesaikan, aset milik Pemkot rawan gugatan yang mengaku sebagai pemilik tanah atau aset lainnya, sehingga menimbulkan sengketa," ujar Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, Jumat (8/11/2019).

Sebelumnya, kata Edi, Pemkot Pontianak melalui Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Pontianak secara bertahap dan simultan untuk melakukan pengaman terhadap aset-aset milik Kota Pontianak yang belum terdata dan terkesan terbengkalai.

Pemprov Kalbar Tertibkan Aset Tanah Senilai Hampir Rp 400 milyar

Terima Hibah Rumah Tua di Pesisir Kapuas, Edi: Ini Kado Istimewa HUT Kota Pontianak

Turun Bersama Forkompimda, Edi Kamtono Pastikan Masalah Pembangunan Jembatan Landak Selesai

Hingga pemkot melakukan MoU bersam Kejari Pontianak guna menuntaskan berbagai persoalan aset tersebut.

Di dalam nota kesepahaman itu, disepakati bersama Kejari Pontianak atas supervisi koordinasi, supervisi dan pencegahan (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam hal pemanfaatan aset-aset milik Pemkot Pontianak yang dikuasai pihak ketiga atau yang bermasalah.

Terhadap aset-aset bermasalah tersebut, pihaknya akan membuat surat kuasa khusus kepada Kejari Pontianak untuk menindaklanjuti, mempelajari permasalahannya dan apa yang harus dilakukan supaya aset-aset tersebut bisa kembali ke Pemkot Pontianak.

"Setidaknya aset-aset itu bisa kita manfaatkan sebagai sumber pendapatan Kota Pontianak," ujarnya.

Halaman
1234
Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved