Anggaran Rp 3 Triliun, Relokasi Bandara Rahadi Oesman Rencananya akan Berstandar Internasional

Berbagai tahapan dalam perencanaan relokasi bandara Rahadi Oesman Ketapang hingga kini masih terus dilakukan.

Anggaran Rp 3 Triliun, Relokasi Bandara Rahadi Oesman Rencananya akan Berstandar Internasional
TRIBUNPONTIANAK/NUR IMAM SATRIA
Kadishub Kabupaten Ketapang, Joko Prastowo saat ditemui diruang kerjanya. 

Anggaran Rp 3 Triliun, Relokasi Bandara Rahadi Oesman Rencananya akan Berstandar Internasional

KETAPANG - Berbagai tahapan dalam perencanaan relokasi bandara Rahadi Oesman Ketapang hingga kini masih terus dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang.

Bandara Rahadi Oesman Ketapang yang saat ini berada di Jln. Gajah Mada, Desa Kalinilam, Kecamatan Delta Pawan dipastikan tidak dapat dilakukan pembangunan ataupun perluasan area dikarenakan padatnya lingkungan penduduk di daerah tersebut.

Dikatakan Kadis Perhubungan Kabupaten Ketapang, Joko Prastowo, kalau relokasi bandara Rahadi Oesman Ketapang akan dibangun di Desa Sungai Besar, Kecamatan Matan Hilir Selatan (MHS).

Pemkab Ketapang Prioritaskan Relokasi Bandara Baru Tahun Depan

Pembangunan Bandara Singkawang Dinilai Bisa Mengangkat Perekonomian Pembangunan Daerah

Dengan luasan area bandara yaitu seluas 1.480 km persegi dengan panjang landasan pacu untuk tahap awal 2.650 meter yang rencananya akan dilaksanakan sebanyak tiga tahap.

"Kita akan laksanakan bertahap. Untuk perhitungan panjang landasan itu kurang lebih 2.800 meter nantinya. Jadi nantinya kalau sudah terbangun rencananya standar yang kita pakai itu standar Internasional," kata Joko saat diwawancarai, Jumat (08/11/2019).

Dilanjutkan Joko, terkait keseriusan dilakukan relokasi bandara Rahadi Oesman Ketapang ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang telah memiliki rekomendasi gubernur tentang dukungan untuk penetapan relokasi bandara Rahadi Oesman Ketapang pada tahun 2017 lalu.

Setelah itu juga sudah dilakukan kajian studi kelayakan relokasi bandara Rahadi Oesman Ketapang pada tahun 2018.

Dan saat ini sedang dalam proses penyusunan masterplan untuk rencana dilaksanakan tahap berikutnya.

"Untuk anggaran keseluruhan itu sekitar Rp 3 Triliun. Rencana ini juga sudah masuk dalam rencana jangka menengah Bappenas," tandasnya. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved