Terima Kunjungan Menteri Perdagangan AS, Menko Airlangga Dorong Kerjasama Perdagangan & Investasi

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerima kunjungan Menteri Perdagangan Amerika Serikat (AS) Wilbur Ross

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Terima Kunjungan Menteri Perdagangan AS, Menko Airlangga Dorong Momentum Tingkatkan Kerjasama Perdagangan & Investasi 

“Saya harap kedua negara dapat menggunakan momentum ini untuk semakin memperkuat hubungan serta meningkatkan investasi dan perdagangan dua arah, melalui usaha yang berkelanjutan dan akan membawa keuntungan bagi masing-masing negara,” tuturnya.

AS merupakan negara tujuan ekspor nonmigas terbesar bagi Indonesia. Data Kementerian Perdagangan tahun 2018 menunjukkan, AS adalah mitra dagang terbesar ketiga bagi Indonesia dengan nilai perdagangan bilateral sebesar US$28,6 miliar, naik 10,42% dari periode sama tahun sebelumnya.

Nilai Investasi Langsung (Foreign Direct Investment/FDI) AS di Indonesia juga menyentuh angka US$1,217 juta dengan 572 proyek.

Sebaliknya, Indonesia adalah negara tujuan investasi dari para pengusaha AS dalam sektor ekstraktif atau sumber daya mineral, serta menjadi pasar potensial bagi produk-produk AS lainnya.

“Maka itu, untuk memperluas perdagangan bilateral, kita harus fokus dalam kolaborasi membangun sebuah roadmap bernilai sekitar US$60 miliar untuk lima tahun ke depan dengan mengidentifikasi sektor-sektor tertentu, khususnya industri yang menyokong satu sama lain,” jelas Menko Airlangga.

Menko Airlangga juga menjelaskan fokus utama pembangunan Indonesia dalam lima tahun ke depan, yakni memperkuat sumber daya manusia (SDM), melanjutkan pembangunan infrastruktur, menyederhanakan regulasi dan reformasi birokrasi.

Pengembangan infrastruktur akan dilanjutkan dan dihubungkan dengan aktivitas ekonomi komunitas dan industri. Lalu, Pemerintah Indonesia juga ingin menciptakan SDM berkualitas yang sesuai kebutuhan industri saat ini dan masa depan.

“Kami juga ingin menyederhanakan regulasi dan mereformasi birokrasi supaya menaikkan competitiveness level Indonesia,” imbuh Menko Airlangga.

Secretary Ross mengungkapkan, kunjungan ke Asia Tenggara ini sebagai salah satu upaya mendukung sasaran Presiden AS Donald Trump untuk mempercepat kegiatan perdagangan AS di kawasan, membuka peluang ekspor yang menciptakan lapangan pekerjaan bagi perusahaan AS, sekaligus memenuhi kebutuhan kawasan terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembangunan.

“Di Departemen Perdagangan, kami bekerja mendorong pertumbuhan sektor swasta AS di dalam negeri dan seluruh dunia. Dengan nilai hampir US$2 triliun dalam perdagangan dua arah pada 2018, kami sedang berusaha menumbuhkan kemitraan penting di kawasan Indo-Pasifik seiring perusahaan-perusahaan AS memperluas bisnisnya di sini. Saya harap kita dapat bekerja sama semakin erat tahun demi tahun ke depan,” ungkap Secretary Ross.

Halaman
123
Penulis: Maudy Asri Gita Utami
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved