Pelajar SMA Muhammadiyah 1 Pontianak Gelar Sarapan Sehat Bersama

Sarapan merupakan hal penting untuk memberikan energi agar dapat menjalani aktivitas dengan lancar.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Sarapan sehat 

Citizen Reporter
Jurnalis Pelajar Muhammadiyah
Elvira

Pelajar SMA Muhammadiyah 1 Pontianak Gelar Sarapan Sehat Bersama 

PONTIANAK - Sarapan merupakan hal penting untuk memberikan energi agar dapat menjalani aktivitas dengan lancar.

Terlebih bagi kita para pelajar sudah menjadi kewajiban untuk sarapan.

SMA Muhammadiyah 1 Pontianak bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Pontianak dibawah binaan Tim Puskesmas Parit Haji Husin II mengadakan Sarapan Sehat bersama di lapangan, (04/11/19).

Kegiatan tersebut dimeriahkan oleh seluruh siswa-siswi SMA Muhammadiyah 1 Pontianak. Mereka membawa bekal makanan dan minuman dari rumah.

Kegiatan ini diadakan untuk meningkatkan kesadaran siswa-siswi untuk tidak melewatkan sarapan pagi. Dan meningkatkan kesadaran untuk tidak mengonsumsi mie instan dan junk food secara terus menerus atau bahkan setiap hari dan untuk menyadari cara hidup sehat yang sesungguhnya.

Baca: TRIBUNWIKI: Ingin Sarapan Sehat, Nikmati Nasi Kuning di Kantin Ummu Abid di Pasar Pagi Sambas

Baca: Sarapan Sehat, Cobain Segarnya Salad Buah Oma

Baca: 3 Aturan Sarapan Sehat Agar Tubuh Tetap Langsing

“Sarapan pagi adalah makanan yang dikonsumsi mulai dari jam 06:00-09:00. Makanan yang harus dikonsumsi ketika sarapan pagi harus mengandung karbohidrat seperti nasi yang bertujuan menunjang energi agar tetap kuat, sumber protein seperti telur, ayam, daging dan lain-lain, sayur dan buah-buahan, dan minuman sehat seperti susu,” Ujar Salah satu Tim Puskesmas Parit Haji Husin II

Seperti halnya mie Instan dan junk food yaitu makanan favorit banyak orang termasuk para remaja. Karena mudahnya pengelolaan dan harga yang terjangkau menjadikan makanan ini favorite bagi kalangan remaja.

Menurut Tim Puskesmas Parit Haji Husin II

“Mie instan sebenarnya kurang baik kalau dikonsumsi secara terus –menerus karena kandungan di dalam bumbu indomienya itu sendiri ada kandungan MSG nya, itu bisa membuat daya pikir kita menjadi lemah. Jadi kalau untuk mengkonsumsi mie instan bisa seminggu sekali, lebih baik lagi dua minggu sekali. Mie instan itu dicerna dalam tubuh prosesnya lama. Sedangkan Junk Food, untuk bisa dijarangkan karena mengandung banyak lemak.”

Salah satu siswa SMA Muhammadiyah 1 Pontianak mengungkapkan bahwa dari kegiatan ini kita dapat melaksanakan sarapan bersama dan tau tentang bahaya mengkonsumsi mie instan dan Junk Food jika dikonsumsi setiap harinya, dan pentingnya sarapan di pagi hari.

Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 1 Pontianak Deni Hamdani, S. Pd.I mengungkapkan bahwa ada 3 fase manusia yaitu sakit, sehat dan bugar.

Sehat belum tentu bugar, tapi bugar sudah pasti sehat. Beliau berharap kita menyadari bagaimana cara hidup sehat yang sesungguhnya lewat program sarapan sehat ini, serta dapat berjalan dengan baik dan lancar sehingga informasi-informasi yang disampaikan oleh Tim Puskemas Parit Haji Husin II dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan bagi kita semua. (*)

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved