Breaking News:

Morkes Effendi Tutup Usia

Merasa Kehilangan, Henrikus Ceritakan Sosok Morkes Semasa Jadi Bupati

Saya kebetulan saat ini ada di Pontianak, jujur saya terkejut dan sedih mendengar kabar duka meninggalnya almarhum

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ NUR IMAM SATRIA
Suasana di kediaman H. Morkes Effendi. 

Merasa Kehilangan, Henrikus Ceritakan Sosok Morkes Semasa Jadi Bupati

KETAPANG - Berita duka atas meninggalnya mantan Bupati Ketapang periode 2001-2005 dan 2005-2010, H. Morkes Effendi membuat banyak pihak merasa kehilangan.

Satu di antaranya Mantan Bupati Ketapang periode 2010-2015, Drs. Henrikus, M.Si, yang juga Mantan Wakil Bupati Morkes Effendi mengaku sangat kehilangan sosok yang dianggap sangat bijaksana itu.

"Saya kebetulan saat ini ada di Pontianak, jujur saya terkejut dan sedih mendengar kabar duka meninggalnya almarhum," ungkapnya, Rabu (06/11/2019).

Baca: VIDEO: Cari Mobil Buat Usaha, Isuzu Traga Pilihannya

Baca: Paripurna Raperda RPJMD, Muhammad Pagi: Harap Ada Sinergitas Antara Pelaku Pembangunan

Ia melanjutkan, kalau dirinya merasa kehilangan, terlebih dirinya lama menghabiskan waktu bersama-sama di pemerintahan mulai menjadi staf hingga Wakil Bupati dimasa kepemimpinan almarhum.

"Pandangan saya beliau merupakan pemimpin yang sangat bijak dan terpuji," timpalnya.

Ia menceritakan, bahwa sebelum dirinya dipercaya menjadi Wakil Bupati mendampingi almarhum, dirinya diangkat mulai menjadi staf kemudian menjadi Camat Tumbang Titi dan Kabag Pemdes oleh almarhum. Bahkan sekitar 10 tahun dirinya mendampingi almarhum dirinya sama sekali tidak pernah mendengar almahum memarahinya.

"Jangankan marah, menyindir sayapun tidak, tentunya kepergian almarhum tidak hanya membuat saya kehilangan tetapi masyarakat Ketapang secara umum," nilainya.

Baca: Komisi Yudisial Kalbar Gelar Edukasi Publik, Ajak Jurnalis dan Mahasiswa Bantu Awasi Hakim

Ia menambahkan, bahwasanya banyak kenangan dirinya bersama almarhum ketika bersama-sama di pemerintahan, diantaranya ketika dirinya kerap dibawa almarhum untuk bepergian baik ke Kota maupun ke Desa-Desa.

"Kesempatan berpergian itu beliau manfaatkan mengarahkan kepada jajarannya baik mengenai tugas dan fungsi kedinasan maupun nasehat kehidupan yang sampai sekarang dipedomani karena bernilai baik. Saya mengucapkan selamat jalan bapak, teman, guru saya, semoga amal baiknya diterima di oleh Tuhan," tandasnya.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved