Kratom Masuk Narkotika Golongan 1, Bupati Nasir: Nasib 10 Ribu Petani Terancam

Kratom masuk kategori golongan satu di dalam narkotika. Secara bertahap akan dibuatkan aturan dan masa transisi lima tahun

Kratom Masuk Narkotika Golongan 1, Bupati Nasir: Nasib 10 Ribu Petani Terancam
KOLASE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANESH VIDUKA
BNN: Daun Kratom Narkotika Golongan I, Bentuk Bubuk & Ekstrak Dilarang Beredar, Sutarmidji Heran 

Kratom Masuk Narkotika Golongan 1, Bupati Nasir: Nasib 10 Ribu Petani Terancam

PONTIANAK - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal Polisi Drs Heru Winarko memastikan kratom atau mitragyna speciosa korth masuk kategori narkotika golongan 1.

Dengan demikian maka kratom masuk satu golongan dengan ganja, heroin, kokain, morfin, dan opium.

Pernyataan ini disampaikan Komjen Heru saat Fokus Group Discussion (FGD) BNN RI bersama Forkompimda Pemprov Kalbar dan pemerintah kabupaten/kota se-Kalbar di Hotel Mercure Pontianak, Selasa (5/11).

Komjen Heru menegaskan, efek kratom jauh lebih besar dari morfin.

"Kratom masuk kategori golongan satu di dalam narkotika. Secara bertahap akan dibuatkan aturan dan masa transisi lima tahun agar masyarakat beralih dari tanaman kratom ini," ujar Heru Winarko saat diwawancarai.

BNN telah memasukkan kratom dalam daftar yang dilarang untuk digunakan dalam suplemen makanan dan obat tradisional.

Hal ini sama dengan aturan yang telah dikeluarkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI.

Penggolongan ini karena efek yang ditimbulkan oleh kratom sangat luar biasa. Bahkan dijelaskannya efek yang ditimbulkan kratom 13 kali kekuatannya dari Morfin.

Baca: Tak Setuju Pelarangan Kratom Oleh BNN, Suriansyah Harap Pemerintah Perhatikan Nasib Masyarakat

Baca: Sekitar 10 Ribu Petani Kratom Kapuas Hulu Terancam Kehilangan Penghasilan

Baca: Pengusaha Daun Kratom di Kapuas Hulu Kecewa

Saat ditanya mengenai apakah saat ini bisnis Kratom dan budidaya Kratom ilegal atau tidak, Kepala BNN ini belum memberikan jawabam gamblang.

Halaman
1234
Penulis: Syahroni
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved