Breaking News:

2019, Tercatat 549 Bumdes Aktif di Kalbar

"Karet di desa harga nya Rp 5 ribu sampai Rp 6ribu saja. Padahal di pabrik bisa Rp 11 ribu.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ANGGITA PUTRI
Foto bersama Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji usai menghadiri Kuliah umum dengan tema Peningkatakan dan Pengembangan Ekonomi Menuju Desa Mandiri" yang di gelar di Aula Magister Fisip Universitas Tanjungpura, Rabu (6/11/2019). 

"Kalau ada desa tapi potensinya tidak ada dan tidak jelas lebih baik bubar saja atau gabung dengan desa lainnya saja. Dari potensi desa ini lah untuk modal dasar Bumdes bergerak kalau tidak tentu arah nya untuk apa," jelas H Sutarmidji.

Baca: VIDEO: Suasana Demonstrasi Terjun Payung

Midji juga memuji salah satu Bumdes yang ada di Semitau yang beberapa waktu lalu datang kepada dirinya.

"Ada kemaren dari Semintau datang ke saya dan menunjukan Bumdesnya yang sudah bagus. Bumdes nya belum desa mandiri ada buat masjid, dan pelayanan kantor desa bagus, punya kebun 30 hektare yang merupakan aset desa. Kepala desanya dari sarjana pertanian artinya kalau di manage oleh orang yang paham ini akan bagus," ujarnya.

Ia katakan jika dari sisi Bumdesnya bagus maka jalur distribusi dan pemasaran produk akan bisa lebih pendek.

"Karet di desa harga nya Rp 5 ribu sampai Rp 6ribu saja. Padahal di pabrik bisa Rp 11 ribu. Kenapa murah karena ada 4 tingkatan rantai penjualannya . Kalau kita buat dari Bumdes ke Pabrik akan mendapatkan lebih banyak. Karena keuntungan Bumdes kembali untuk membangun desa," ujarnya.

Kemudian suatu inovasi juga sangat penting. Ia menyampaikan bahwa sebenarnya banyak hal yang bisa dibuat desa hanya saja ketika sudah membuat sesuatu desa tersebut tidak tau apa yang mau di lanjutankan.

"Ini yang harus terus kita tumbuh kembangkan. Kenapa saya menggaungkan desa mandiri walaupun konsep IDM supaya semangat itu besar. Jangan buat yang muluk-muluk buat saja yang menyentuh masyarakat langsung," pungkasnya.

Penulis: Anggita Putri
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved