Ini Kunci Awal Kesehatan Diri Yang Perlu di Perhatikan dari dr Zaidul Akbar

Seminar yang bertemakan Makananmu Cerminan Hidupmu ini diisi oleh dr. Zaidul Akbar

Ini Kunci Awal Kesehatan Diri Yang Perlu di Perhatikan dari dr Zaidul Akbar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FERRYANTO
Ustadz Zaidul Akbar saat isi seminar yang bertajuk Makananmu Cerminan Hidupmu di PCC yang di gelar oleh Lembaga Dakwah Mustahil Miskin, Selasa (4/11/2019) 

Ini Kunci Awal Kesehatan Diri Yang Perlu di Perhatikan dari dr Zaidul Akbar

PONTIANAK- Ribuan warga Pontianak memadati gedung Pontianak Convention Center dalam acara seminar kesehatan yang di gelar oleh Lembaga Dakwah Mustahil Miskin. Selasa (5/11/2019). Siang.

Seminar yang bertemakan Makananmu Cerminan Hidupmu ini diisi oleh dr. Zaidul Akbar

dr. Zaidul Akbar menjelaskan bahwa Islam memiliki konsep yang sangat jelas dalam bidang kesehatan.

"Islam memiliki konsep yang sangat jelas dalam urusan kesehatan, yang Nabi SAW sampaikan dalam sebuah hadis " Bahwa ketahuilah pada tubuh manusia itu terdapat segumpal daging, kalau daging itu baik maka baiklah semua, kalau daging itu rusak maka rusak lah semua, daging itu adalah Qolbu, "tutur Zaidul Akbar membacakan arti dari satu di antara Hadis Nabi Muhammad SAW.

Baca: Ketua STKIP Melawi Ucap Selamat Pada Kades Melana Raih Penghargaan Inovasi Desa PID Tingkat Nasional

Baca: Dewan Pengupahan Singkawang Tetapkan UMK Tahun 2020 Rp 2.537.875

Maka yang pertama kunci sehat fisiknya seseorang dalam Islam adalah sehatnya Qalbu orang tersebut.

"Kalau fisiknya mau sehat maka benerin Qolbu, kalau mau terhindar dari berbagai macam penyakit, maka benerin Qolbu nya dulu,"katanya.

Selanjutnya, dokter yang juga bisa disapa ustad itu juga menyampaikan bahwa yang harus di ikuti untuk menjaga kesehatan diri adalah dengan makan makanan yang halal.

Yang kedua, makanan yang kita makan wajib Toyib atau baik.

"Yang kedua makanan yang kita makan itu harus Toyib harus baik, baik itu apa?, Dia tidak memberikan efek kesehatan yang buruk, baik jangka pendek, atau jangka panjang,"jelasnya.

Yang ketiga, tidak boleh berlebihan dalam makan.

Ia menekankan, ketika seorang muslim menjalankan kehidupan dengan baik sesuai aturan agama dan yang di contohkan oleh Nabi Muhammad SAW, maka sehat merupakan buah dari ketaatan.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Ferryanto
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved