Pemkot Pontianak Terima Hibah Rumah Tua

Kondisi Rumah dengan konsep rumah panggung itu yang masih berdiri meskipun banyak bagian yang sudah rusak lantaran termakan usia.

Pemkot Pontianak Terima Hibah Rumah Tua
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ HAMDAN
Penandatanganan berita acara serah terima hibah dan penyerahan sertifikat tanah antara ahli Waris Abdurrahman Arif Bersama Wali Kota Pontianak, Senin (4/11/2019) 

Pemkot Pontianak Terima Hibah Rumah Tua

PONTIANAK - Ahli Waris dari pemilik rumah tua yang berada di pinggir Sungai Gg Hj Salmah Kapuas Kelurahan Bansir Laut, Kecamatan Pontianak Tenggara menghibahkan tanah dan bangunan ke Pemerintah Kota Pontianak.

Kondisi Rumah dengan konsep rumah panggung itu yang masih berdiri meskipun banyak bagian yang sudah rusak lantaran termakan usia.

Rerumputan liar juga telah merambat di dinding bangunan lantaran lama tak difungsikan.

Secara simbolis proses penyerahan hibah tersebut dilakukan oleh para ahli waris Abdurrahman Arif dengan Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono di Ruang Rapat Wali Kota Pontianak, Senin (4/11/2019)

Baca: DPRD Minta Pangkalan Selektif dalam Distribusi LPG

Baca: Kodam XII Tanjungpura Adakan Berbagai Kegiatan Dukung Desa Mandiri

Usai penandatanganan berita acara serah terima hibah dan penyerahan sertifikat tanah, Wali Kota Pontianak bersama pihak ahli waris meninjau ke lokasi bangunan rumah yang dihibahkan dengan menyusuri Sungai Kapuas menggunakan kapal wisata.

Ahli waris dari Abdurachman Arief, Yanuar menceritakan bangunan tersebut berdiri sejak tahun 1918 atau sudah mencapai usia 100 tahun dengan material kayu belian.

Pihaknya selaku ahli waris telah berniat untuk menghibahkan bangunan bernilai budaya ini ternyata mendapat respon positif dari Wali Kota Pontianak. 

"Kami dengan senang hati menghibahkan segalanya dan direspon positif oleh Pak Wali Kota. Beliau juga menyanggupi untuk merestorasi kembali sehingga nanti ketika sudah dibangun kembali dapat menjadi ikon baru di Kota Pontianak," ujarnya.

Ia berharap dengan menghibahkan bangunan tersebut untuk direstorasi, bisa memberikan manfaat bagi perekonomian masyarakat sekitarnya. 

Iapun meyakini ketika selesai direstorasi dan kembali pada bentuk aslinya, bangunan itu akan menjadi ikon destinasi wisata baru di Kota Pontianak. 

"Saya sangat mengapresiasi kepada Bapak Wali Kota Pontianak beserta jajarannya sehingga apa yang kami inginkan agar bangunan ini menjadi cagar budaya bisa terealisasi," ujarnya.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved