Merasa Terbantu Setelah Terima BOSDA, Subejo Berharap Program Ini Berkelanjutan

Namun ditengah keterbatasan itu, Subejo tetap semangat memberikan ilmu pengetahuan kepada anak didiknya.

Merasa Terbantu Setelah Terima BOSDA, Subejo Berharap Program Ini Berkelanjutan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ MARPINA SINDIKA WULANDARI
Subejo, Guru Kelas honorer di SDN 36 Setor Karya yang merupakan satu diantara 844 orang penerimaan BOSDA tahun 2019 

Merasa Terbantu Setelah Terima BOSDA, Subejo Berharap Program Ini Berkelanjutan

SEKADAU- Merasa bebannya berkurang dengan adanya Dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA).

Sebejo, guru kelas di SDN 36 Setor Karya, Desa Timpuk, Seberang Kapuas berharap program tersebut dapat terus berlanjut.

Subejo merupakan satu diantara 844 tenaga honorer yang mengikuti pembekalan bagi tenaga honorer BOSDA (GTT/PTT) Kabupaten Sekadau Tahun 2019, di halaman kantor Bupati Sekadau, pada Senin (4/11/2019)

Dirinya sudah menjadi tenaga pengajar honorer sejak 2004 silam atau sekitar 15 tahun sudah mengabdi menjadi seorang guru.

Baca: Pemkot Pontianak Terima Hibah Rumah Tua

Baca: Lakukan Upaya Hukum, Tobias Ranggie Ajukan Penangguhan Penahanan Abang Tambul Husin

Diketahui, Subejo menjadi seorang guru kelas dengan gaji yang diterima sebesar Rp. 650.000.

Angka tersebut bukanlah angka yang besar bagi seseorang yang memberikan kontribusi begitu besar terhadap generasi penerus bangsa.

Namun ditengah keterbatasan itu, Subejo tetap semangat memberikan ilmu pengetahuan kepada anak didiknya.

Ia pun turut berterimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Sekadau yang telah mengadakan BOSDA tersebut, karena telah membantu para honorer di Kabupaten Sekadau.

"Kami dari GTT dan PTT mengucapkan terimakasih kepada pihak Pemerintah Daerah dan harapannya ada tindak lanjut bagi tenaga honorer yang berusia di atas 35 tahun karena sudah tidak bisa mendaftar CPNS," ujarnya.

Meski begitu penerima BOSDA tidak serta-merta mendapatkan tunjangan atau gaji dari sekolah tempatnya mengabdi.

Hal ini bergantung lagi pada sekolah, apakah akan tetap memberi gaji atau hanya berpangku tangan kepada BOSDA.

'Tergantung sekolah, mudah-mudahan dari sekolah dapat juga. Kalau gaji yang saya dapat dari sekolah 650 ribu perbulan," tutupnya. (Marpina Sindika Wulandari)

 Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Marpina Sindika Wulandari
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved