Dugaan Sertifikat Tumpang Tindih, Ahli Waris akan Laporkan BPN Kota Pontianak

Itu semua sudah clear dan hak kepemilikan pada Ahli Waris Abdul Latif, yang ayahnya sekarang namanya Abdul Wahab,

Dugaan Sertifikat Tumpang Tindih, Ahli Waris akan Laporkan BPN Kota Pontianak
net
Ilustrasi sertifikat tanah. 

Dugaan Sertifikat Tumpang Tindih, Ahli Waris akan Laporkan BPN Kota Pontianak

PONTIANAK - Persoalan sengketa lahan memang terus terjadi, sering kita dengat akibat sengketa lahan timbul kegaduhan.

Permasalahan sengketa lahan juga terjadi di Kota Pontianak, bahkan Ahli Waris Abdul Wahab mengadu pada pihak DPRD Kota Pontianak untuk menuntut keadilan karena lahannya seluas 5,5 hektar di Jalan Berdikari Pal V telah dicaplok pihak lain dan adanya tumpang tindih sertifikat.

Melalui kuasa hukumnya, Hasani menyampaikan bahwa pada awalnya tanah tersebut mempunyai tiga surat adat. Tahun 1923, tahun 1925 dan tahun 1927.

"Itu semua sudah clear dan hak kepemilikan pada Ahli Waris Abdul Latif, yang ayahnya sekarang namanya Abdul Wahab," ucap Hasani, Senin (4/10/2019).

Lahan itu dikelola dan ditanami oleh pohon-pohon buah dan setiap tahun selalu dipanen oleh ahli waris.

Diakuinya memang pada lokasi itu, tidak dijaga atau didiami, tapi setiap tahun kalau ada hasil buahnya ahli waris datang memanennya.

Baca: Sebagai Penyangga Kota, 60 Persen Kebutuhan Pangan dari Kubu Raya

Baca: Gelar Inspiring Talkshow ke-2, Wardah Bright Days di SMAN 1 Pontianak Sukses Digelar

"Karena ahli waris ini atau Abdul Latif tinggal di daerah Kubu, Kubu Raya. Namun belakangan ini diketahui ada pihak-pihak terkait ingin menguasi lahan dan ahli waris datang di Pontianak untuk mengecek dan ternyata benar," ucap Hasani.

Oleh karena itu, pihaknya akan menggugat pihak BPN Kota Pontianak karena merekalah yang mengeluarkan sertifikat tersebut.

"Kita bukan hanya menggugat pihak yang membuat sertifikat itu, tapi kita juga akan menggugat PBN karena mengeluarkan sertifikat yang bertindih," tambahnya.

Halaman
12
Penulis: Syahroni
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved