Breaking News:

Sempat Menjadi OB di Pemerintah Daerah, Ini Kisah Menginspirasi Kapala Dinas Sosial P3A Sekadau

Suhardi atau yang biasa di sapa Bang Aja ternyata memiliki pengalaman hidup yang cukup memilukan.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sekadau, H. Suhardi 

Sempat Menjadi OB di Pemerintah Daerah, Ini Kisah Menginspirasi Kapala Dinas Sosial P3A Sekadau

SEKADAU- Pemerintah Kabupaten Sekadau tentu sudah tidak asing lagi mendengar nama H. Suhardi.

Ia merupakan Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Kabupaten Sekadau.

Suhardi atau yang biasa di sapa Bang Aja ternyata memiliki pengalaman hidup yang cukup memilukan.

Menjadi yatim piatu sejak kelas 2 SMA, Suhardi sempat menjadi pesuruh di Kantor Pemerintahan Daerah Kabupaten Kapuas Hulu ketika berada di bangku SMA.

Baca: Kisah Hidup Master Limbad, Dari Bergelar Profesor Hingga Punya 2 Istri yang Sering Kelahi

Baca: Kisah Hidup Komedian Mandra, Pernah Terlilit Utang Miliaran Hingga Jual Harta Kekayaannya

Hal ini dilakukan lantaran ketika SMP hingga SMA dirinya sudah tidak tinggal bersama orangtuanya.

Ketika SMP, Suhardi yang tinggal bersama tantenya harus menoreh pohon karet.

Hingga pada waktu SMA, dirinya harus bekerja sambil bersekolah.

Tentu dengan ijazah SMP dirinya tak mendapat pekerjaan yang menjanjikan.

Dirinya menjadi pesuruh atau yang biasa di sebut OB di istansi Pemerintahan hingga ia lulus SMA.

Diketahui Suhardi dahulu bersekolah di SDN Sungai Rengas, SMP Pelita Tepuai, dan di SMAN Putusibau.

Ia merupakan Putra asli Daerah Kapuas Hulu yang lahir pada (7/4/1963).

Sempat merasakan kejamnya dunia, Suhardi tak pantang menyerah.

Ia terus berusaha menggapai cita-cita.

Dengan sebuah moto hidup "Jika Orang Bisa, Saya Juga Bisa".

Hal ini terbukti dengan berbagai kepercayaan yang diterimanya dalam melaksanakan tugas untuk mengabadikan diri kepada negara.

Kini ia pun berharap dengan pengalaman hidup yang ia miliki, ia dapat kembali ke kampung halaman dan berkontribusi membangun tempat kelahirannya, yaitu Kabupaten Kapuas Hulu.

"Saya sudah melanglang buana dalam kehidupan ini, pekerjaan yang berhubungan langsung dengan masyarakat sudah pernah saya lalui. Kesusahan yang dialami masyarakat di pedalaman juga sudah saya rasakan. Dan saatnya sekarang bagi saya untuk memajukan wilayah tempat kelahiran saya," ungkapnya.

Ia pun telah memulai keinginannya besarnya itu dengan mendaftarkan diri ke beberapa partai Politik untuk turut serta dalam Pilkada 2020 mendatang sebagai calon Kepala Daerah Kabupaten Kapuas Hulu.

Suhardi berharap, keinginan terbesarnya untuk maju sebagai Calon Kepala Daerah Kabupaten Kapuas Hulu dapat terlaksana dengan baik. Sehingga keinginan untuk membangun daerah asalnya dapat terwujud. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Marpina Sindika Wulandari
Editor: Maudy Asri Gita Utami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved