Dewan Ketapang Sebut Ada Indikasi Permainan Oknum Sehingga Gas Bersubsidi Langka

Hal ini memang kerap terjadi, ia pun menilai ada indikasi permainan yang dilakukan oleh oknum-oknum terkait.

Dewan Ketapang Sebut Ada Indikasi Permainan Oknum Sehingga Gas Bersubsidi Langka
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Ilustrasi Kelangkaan LPG 3 Kg 

Dewan Ketapang Sebut Ada Indikasi Permainan Oknum Sehingga Gas Bersubsidi Langka

KETAPANG - Anggota DPRD Kabupaten Ketapang, Abdul Sani menyebutkan kondisi kelangkaan gas 3 kg bersubsidi yang menyebabkan harga jualnya melambung tinggi.

Hal ini memang kerap terjadi, ia pun menilai ada indikasi permainan yang dilakukan oleh oknum-oknum terkait.

"Bisa saja ada oknum yang sengaja melakukan penimbunan atau membawa gas bersubsidi ke wilayah perhuluan seperti di lokasi perusahaan untuk menjualnya dengan harga lebih mahal," katanya, Jumat (01/11/2019).

Baca: Atasi Kelangkaan LPG 3 Kg, Zulfydar Sarankan Masyarakat Beralih ke Bright Gas

Baca: Sutarmidji: Pertamina Tak Beres Urus LPG! Desak Kepala Daerah Cabut Izin Agen & Pangkalan Curang

Untuk itu, Sani menilai harus ada sinergitas antara Pemda dengan Pertamina hingga ke agen-agen dalam menanggulangi persoalan ini.

Tentunya dengan melakukan pendataan mengenai kuota yang ada dan jumlah pangkalan.

Kemudian melakukan sidak ke tempat-tempat yang seharusnya tidak boleh menggunakan gas elpiji 3kg bersubsidi tersebut.

"Kita minta Bupati untuk menyikapi hal ini, bisa dengan memerintahkan Satker terkait seperti Disperindag melakukan pendataan, kemudian melakukan sidak ke pelaku-pelaku usaha besar baik restoran, rumah makan dengan penghasilan besar hingga hotel."

"Jika kedapatan menggunakan gas 3kg bersubsidi maka harus diberi sanksi tegas, selain itu Pertamina juga harus mensanksi tegas kalau ada agen yang kedapatan berlaku nakal," tegasnya. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved