Polisi Ungkap Perdagangan Gelap Kulit Trenggiling, Diduga akan Dijadikan Bahan Baku Produksi Sabu

Informasi yang ia dapatkan bahwa di dalam sisik trenggiling ini menjadi salah satu bahan baku yang bias digunakan untuk produksi sabu.

Polisi Ungkap Perdagangan Gelap Kulit Trenggiling, Diduga akan Dijadikan Bahan Baku Produksi Sabu
TRIBUNPONTIANAK/Rivaldi Ade Musliadi
Kapolresta Pontianak AKBP Ade Ary Syam Indradi saat memimpin press rilis di aula Mapolresta Pontianak. 

Polisi Ungkap Perdagangan Gelap Kulit Trenggiling, Diduga akan Dijadikan Bahan Baku Produksi Sabu

PONTIANAK - Polresta Pontianak kembali berhasil mengungkap perdagangan hewan yang dilindungi.

Polisi juga berhasil menangkap 2 pria yang diduga melakukan tindak pidana jual beli satwa yang dilindungi dalam hal ini adalah sisik trenggiling.

Penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang mengatakan bahwa ada dua orang pelaku membawa sisik trenggiling menggunakan sebuah mobil.

Adapun kedua pria tersebut masing-masing berinisial RD (28) dan TS (41).

Baca: Ditreskrimsus Polda Kalbar Sita 3,5 Kg Sisik Trenggiling di Ledo

Baca: Seekor Trenggiling Ditemukan Mati di Lokasi Karhutla Desa Sungai Pelang Ketapang

Keduanya merupakan warga Kabupaten Sanggau.

Kapolresta Pontianak AKBP Ade Ary Syam Indradi saat memimpin press rilis di aula Mapolresta Pontianak.

Dikatakannya bahwa kedua tersangka ini mengaku bahwa mereka hanya disuruh oleh seseorang untuk menjual kulit trenggiling tersebut ke Pontianak dari Sanggau.

"Setelah dilakukan penyelidikan ternyata benar anggota kami mendapatkan dua orang pelaku yakni TR dan RJ menggunakan mobil, dan didapati ada dua karung kulit trenggiling seberat 18 kilogram," ujar Ade Ary, Kamis (31/10/2019). 

Saat diintrogasi, keduanya mengaku bahwa mereka disuruh oleh tersangka RD yang saat itu masih berada di Sanggau.

Halaman
12
Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved