Penanggung Jawab Ribuan Minol yang Ditetapkan Tersangka Merupakan Warga Surabaya

Dirinya ditangkap di Pontianak selaku penanggung jawab pengiriman minol tersebut dari Pontianak ke Semarang melalui pelabuhan Dwikora.

Penanggung Jawab Ribuan Minol yang Ditetapkan Tersangka Merupakan Warga Surabaya
TRIBUNPONTIANAK/Rivaldi Ade Musliadi
Kapolresta Pontianak AKBP Ade Ary Syam Indradi saat memimpin press rilis yang menghadirkan langsung tersangka dari penanggung jawab ribuan botol minol, di aula Mapolresta Pontianak, Kamis (31/10). Dan dihadiri oleh perwakilan Walikota Pontianak, serta Dandim BS 1207. 

Penanggung Jawab Ribuan Minol yang Ditetapkan Tersangka Merupakan Warga Surabaya

PONTIANAK - RIW alias B (38) yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Polresta Pontianak pada kasus penyelundupan ribuan minuman beralkohol diatas 40 persen merupakan warga asal Surabaya.

Dirinya ditangkap di Pontianak selaku penanggung jawab pengiriman minol tersebut dari Pontianak ke Semarang melalui pelabuhan Dwikora.

Tersangka ditangkap setelah dilakukan pengembangan dari hasil penangkapan satu unit truck bermuatan ribuan minol.

Saat itu kepolisian mendapati dua orang yang di dalam truk, masing-masing sebagai supir dan kernet truk.

Baca: Polresta Pontianak Berhasil Gagalkan Penyelundupan Ribuan Minuman Beralkohol

Baca: Pokja Nilai Permasalahan Demokrat akan Rugikan Partai

Kepada petugas, kedua hanya bisa menunjukkan sebuah nota angkutan serta legalitas kendaraan berupa STNK.

“Setelah dilakukan pendalaman terkait dengan izin usaha perdagangannya, supir tidak bisa menunjukkan. Bahkan ketika supir berkomunikasi dengan pemiliknya yang saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka, sampai saat ini yang bersangkutan (tersangka) belum dapat menunjukkan izin usaha perdagangan minol,” ungkap Ade Ary, Kamis (31/10/2019). 

Tersangka tersebut adalah orang yang bertanggung jawab atas kepemilikan minol ini, berisnisial RIW alias B. Ia ditangkap di sebuah kos-kosan di kota Pontianak.

Ade Ary mengatakan, rencananya seluruh minol ini akan dikirim ke Semarang melalui pelabuhan Dwikora Pontianak.

Penetapan tersangka dan penahanan terhadap RIW alias B dilakukan karena petugas khawatir tersangka akan kembali melakukan perbuatan yang sama dan menghilangkan barang bukti serta melarikan diri.

Berdasarkan pengakuannya saat diintrogasi Ade Ary, ia mengatakan bahwa sebelumnya ia pernah melakukan pengiriman barang yang sama sekitar beberapa bulan yang lalu sebanyak 20 kotak di mana masing-masing kotak berisi 12 minol. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved