MotoGP

Cerita Marc Marquez Soal 'Ancaman' Santet dari Legenda MotoGP Setelah MotoGP Australia 2019

Cerita Marc Marquez Soal 'Ancaman' Santet dari Legenda MotoGP Setelah MotoGP Australia 2019

Youtube MotoGP
Cerita Marc Marquez Soal Ancaman Santet dari Legenda MotoGP 

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez bercerita soal ancaman santet dari legenda MotoGP.

Cerita itu disampaikan Marc Marquez seperti yang dilansir Marca, setelah dirinya menang di MotoGP Australia 2019.

Marc Marquez mengatakan, seorang legenda MotoGP, Giacomo Agostini yang punya raihan gelar juara dunia terbanyak hadir langsung menyaksikan aksinya di Phillip Island.

Pada kesempatan itu, Agostini berkelakar akan menggunakan ilmu hitam agar tidak memecahkan rekornya.

"Saya mempunyai hubungan yang baik dengan Giacomo Agostini," kata Marc Marquez, dilansir BolaSport.com dari Marca.

"Dia datang menemui saya, kami pun berbicara sejenak dan dia berkata akan memulai ritual vodoo-nya (santet, red)," sambung rekan satu tim Jorge Lorenzo itu.

Baca: Jadwal Siaran Langsung MotoGP Sepang Malaysia 2019 di Trans7: Valentino Rossi Raih Enam Kemenangan

Baca: Jadwal Kualifikasi MotoGP Sepang Malaysia 2019: Pole Marc Marquez Nyaris Lampaui Valentino Rossi

Marc Marquez sendiri mengakui bahwa delapan gelar juara dunia miliknya masih kalah dari koleksi sang legenda yang jumlahnya hampir dua kali lipat (15 gelar).

Terlepas dari kejar-kejaran rekor itu, pembalap yang identik dengan nomor 93 membeberkan bahwa Agostini sudah menganggapnya seperti putra sendiri.

"Saya lalu berkata kepadanya, untuk apa melakukan itu, jika Anda mempunyai jumlah gelar juara dua kali lipat lebih banyak dari saya, Anda adalah seorang legenda," ucap Marquez.

"Ketika saya masih berada di kelas Moto2, dia mengatakan dan memperlakukan saya seperti saya adalah putranya dan hubungan baik kami pun tetap terjaga," pungkasnya.

Halaman
12
Editor: Nasaruddin
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved