Satgas TMMD Beri Penyuluhan Pertanian, Ini Yang Disampaikan

Hal itu dipengaruhi adanya penggunaan pupuk belum tepat, baik pemberian pupuk organik maupun kimia

Satgas TMMD Beri Penyuluhan Pertanian, Ini Yang Disampaikan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Pelaksanaan kegiatan penyuluhan pertanian 

Satgas TMMD Beri Penyuluhan Pertanian, Ini Yang Disampaikan

SAMBAS - Satgas TMMD Ke-106 kembali memberikan penyuluhan kepada masyarakat di lokasi kegiatan TMMD.

Kali ini, warga masyarakat Dusun Limus, Desa Jirak yang menerima penyuluhan pertanian dari Dinas Pertanian dan Ketahan Pangan, Kecamatan Sajad. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Desa Jirak, senin (21/10/2019).

Pada kesempatan itu, salah satu narasumber yang didatangkan oleh satgas TMMD Jayaharto mengatakan, perlunya di tingkatkan produksi komoditas pertanian seperti padi.

"Tanaman padi peluru di tingkatkan, karena mengingat padi merupakan salah satu komoditas pertanian paling dibutuhkan masyarakat Dusun Bantilan dan Dusun Kuayan," kata Jayaharto.

Baca: Warga Kuayan dan Satgas TMMD Pasang Papan Mal dan Kayu Cerocok untuk Bangun Jembatan

Baca: Data Revitalisasi SMK Kalbar Tahun 2019 - 2024, Berikut Areanya

Ia menjelaskan, berdasarkan data di lapangan, hasil produksi pertanian di Dusun Bantilan dan Dusun Kuayan masih sangat rendah.

"Hal itu dipengaruhi adanya penggunaan pupuk belum tepat, baik pemberian pupuk organik maupun kimia. Dan juga penggunaan pupuk kimia yang tidak sesuai takaran tidak dianjurkan, sebab hal itu membuat hasil panen tidak dapat maksimal," jelasnya.

“Sebenarnya ada cara jitu yang perlu dilakukan petani, diantaranya penanganan pengendalian hama penyakit tanaman dengan penggunaan pestisida yang tepat dan pastikan penyemprotan hama saat hama pada posisi lemah atau masih berbentuk ulat,” bebernya.

Sementara itu, As'ari salah satu warga yang ikut penyuluhan. Pada saat selesai mengikuti penyuluhan mengatakan sangat senang dengan kegiatan yang diselenggarakan oleh Satgas TMMD ke-106 Kodim 1202 Singkawang.

"Karena penyuluhan seperti ini jarang sekali di adakan di Dusun Limus Desa Jirak, sehingga dengan penyuluhan ini tentunya wawasan warga menjadi bertambah," tuturnya.

"Dimana yang tadinya tidak mengerti tentang tata cara menyemai, menanam kemudian merawat padi, dengan adanya penyuluhan ini menjadi tahu walaupun belum mendalami, dan nantinya ilmu yang didapat dari penyuluhan ini akan dipraktekan dirumah," katanya.

Sedangkan, Dandim 1202/Skw Letkol Arm Victor J.L Lopulalan mengungkapkan, penyuluhan dilakukan guna memberikan wawasan tambahan kepada warga masyarakat tempat diselenggarakannya TMMD ke-106.

Baca: Data Revitalisasi SMK Kalbar Tahun 2019 - 2024, Berikut Areanya

Pasca mengikuti penyuluhan, warga diharapkan dapat menerapkannya di lahan masing-masing.

“Saya berharap penyuluhan ini memberikan manfaat kepada para warga, dan kedepan nya bisa meningkatkan produktivitas hasil padinya. Jika perlu tambahan pengawalan, maka TNI dan Dinas Pertanian siap mengawal,” tutupnya. 

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved