Kado Istimewa Jelang Hari Listrik Nasional, PLN Akan Listriki 60 Desa di Kalbar

Hingga saat ini rasio desa berlistrik di Kalbar sebesar 84,93% dan angka ini akan terus meningkat sejalan dengan gencarnya upaya PLN

Kado Istimewa Jelang Hari Listrik Nasional, PLN Akan Listriki 60 Desa di Kalbar
TRIBUN/FILE
Petugas menyiapkan material untuk mengaliri listrik di satu di antara desa di Kalbar. Sekitar 60 desa atau dusun yang tersebar di 11 Kabupaten di Kalbar akan menyala sampai dengan akhir tahun 2019. 

Kado Istimewa Jelang Hari Listrik Nasional, PLN Akan Listriki 60 Desa di Kalbar

PONTIANAK - Semangat melistriki terus PLN laksanakan dengan integritas dan profesionalisme.  Kali ini ada 11 lokasi desa atau dusun yang akan segera menyala jelang Hari Listrik Nasional ke 74 ini. Sekitar 60 desa atau dusun yang tersebar di 11 Kabupaten di Kalbar akan menyala sampai dengan akhir tahun 2019.

Sebelumnya, PLN telah menambah desa berlistrik sebanyak 22 ditahun 2017 desa dan 23 desa di tahun 2018. Total desa yang ada di Kalbar ada 2.130 desa, yang sudah berlistrik dari PLN sebanyak 1.567.

Baca: KNPI Sambas Minta Pemkab Akomodir Honorer

Baca: Persiapan Keamanan Festival Danau Sentarum, Ini Kata Kapolsek Batang Lupar

Sementara yang berlistrik non PLN ada 242 desa, sisanya masih ada 321 desa yang masih belum berlistrik. Hingga saat ini rasio desa berlistrik di Kalbar sebesar 84,93% dan angka ini akan terus meningkat sejalan dengan gencarnya upaya PLN dalam melakukan pembangunan infrastruktur kelistrikan.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Kalbar, Agung Murdifi, mengatakan semangat PLN untuk menerangi Bumi Khatulistiwa cukup tinggi.

“Hal tersebut terlihat dari semakin besarnya alokasi dana yang dianggarkan oleh PLN dalam melakukan perluasan jaringan serta penambahan kapasitas pembangkit,” ujarnya, Kamis (24/10).

Berdasarkan data sistem Kelistrikan Kalbar, hingga September 2019 kapasitas daya mampu pembangkit mencapai 710,491 MW, sementara beban puncak rata-rata sebesar 494,643 MW.

"Dengan semakin meningkatnya nilai investasi serta pembangunan infrastruktur kelistrikan di Kalbar, maka kedepannya kami berharap akan semakin banyak masyarakat yang dapat menikmati listrik dengan aman dan nyaman, dengan demikian pertumbuhan ekonomi masyarakat pun akan semakin meningkat," jelas Agung.

Diakui Agung, pembangunan infrastruktur kelistrikan tentunya harus dibarengi dengan peningkatan mutu layanan.

Hingga akhir September 2019 ini pihaknya telah melakukan perluasan Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 763 kms, Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 1.343 kms, dan Gardu Distribusi sebesar 43,6 MVA, dengan total jumlah penambahan pelanggan sebesar 50.208 pelanggan.

"Dari upaya-upaya yang telah dilakukan, Kami berharap dapat segera membuat Bumi Khatulistiwa menjadi terang benderang," tutur Agung. 

Editor: Nina Soraya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved