Rosita Nengsih Harap Polres Singkawang Cepat Tangani Kasus Asusila Wanita Keterbelakangan Mental

Kasus pencabulan yang terjadi pada wanita yang mengalami keterbelakangan mental

Rosita Nengsih Harap Polres Singkawang Cepat Tangani Kasus Asusila Wanita Keterbelakangan Mental
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHOINO KRISTO SABASTIANUS MELANO
Korban pencabulan IL (tengah) bersama ibunya HJ (kanan) saat mengadukan permasalahannya pada Ketua Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum (LKBH) PeKa (Perempuan dan Keluarga) Kalimantan Barat, Rosita Nengsih, SH di Kantor LKBH, Jalan Uray Dahlan M Suka, Kelurahan Sekip Lama, Kecamatan Singkawang Tengah, Rabu (16/10/2019). 

Rosita Nengsih Harap Polres Singkawang Cepat Tangani Kasus Asusila Wanita Keterbelakangan Mental

SINGKAWANG - IL (35) menjadi korban perbuatan tak senonoh yang diduga dilakukan saudara iparnya berinisial A di rumahnya, Kecamatan Singkawang Tengah, Jumat (28/6/2019) sekitar pukul 02.30 dini hari.

Kasus pencabulan yang terjadi pada wanita yang mengalami keterbelakangan mental ini telah dilaporkan ibu korban ke Polres Singkawang pada 28 Juni 2019 lalu dengan Surat Tanda Penerimaan Laporan Pengaduan (STPLP) Nomor: STPLP/268/C/VI/YAN.1.4/2019/ SPKT.

Lantaran belum ada proses hukum yang terjadi terhadap terlapor, pihak keluarga lalu menyampaikan permasalahan ini kepada Ketua Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum (LKBH) PeKa (Perempuan dan Keluarga) Kalimantan Barat, Rosita Nengsih, SH.

Baca: Wanita Keterbelakangan Mental Jadi Korban Perbuatan Tak Senonoh, Pelaku Diduga Masih Saudara

Baca: Polres Singkawang Tangkap Seorang Pria Diduga Pengedar Sabu

Baca: Humas Polres Singkawang Salurkan Bantuan Alat Listrik Pada Warga Kurang Mampu

“Kemarin mereka datang ke kami pada Oktober 2019, dan kita minta kasus ini cepat diangkat dan tersangka ditahan agar jangan sampai berkeliaran,” kata Ketua Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum (LKBH) PeKa (Perempuan dan Keluarga) Kalimantan Barat, Rosita Nengsih, SH, Rabu (23/10/2019).

Rosita mengatakan bahwa korban sejak duduk di bangku SMP sudah mengalami kondisi keterbelakangan mental.

Ia menyesalkan apa yang dilakukan terlapor sudah keterlaluan, bahkan ibu korban juga hendak dilakukan perbuatan tak senonoh oleh terlapor, namun dapat dicegah oleh ibu korban.

"Kita mohon kasus ini cepat diangkat dan korban cepat ditangani," harapnya.

Sementara Polres Singkawang membenarkan memang ada laporan yang masuk mengenai kasus tersebut.

Namun kasus masih dalam proses dan akan segera ditindaklanjuti. "Kasus ini masih dalam proses, dan kita tetap menindaklanjuti laporan yang masuk,” kata Kapolres Singkawang, AKBP Raymond M Masengi melalui, IPTU KBO Satreskrim Polres Singkawang, Suprihatin.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved