Breaking News:

Bullying Pelajar

VIDEO: Kasus Bullying Siswi SMAN di Sintang

video viral di media sosial Facebook. Dua video singkat itu memperlihatkan seorang pelajar jadi korban perundungan

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Madrosid

VIDEO: Kasus Bullying Siswi SMAN di Sintang

 

SINTANG - Sebuah video viral di media sosial Facebook. Dua video singkat itu memperlihatkan seorang pelajar jadi korban perundungan yang diduga dilakukan oleh kakak kelasnya. 

Dalam video berdurasi 00.22 detik yang viral tersebut, seorang siswi di bully oleh seseorang yang diduga kakak kelasnya. 

 

Pelajar yang mem-bully siswi tersebut bahkan masih mengenakan seragam sekolah. 

 

Korban perundungan tampak diam saja ketika disimbur air minum yang sudah diludahi. 

Baca: Soal Bullying Viral di Sintang, M Mahyudi: Damai Secara Kekeluargaan Saja Tidak Cukup

Baca: Viral Video Bullying Pelajar SMA, Yustinus: Pengawasan SMA Sangat Parah Semenjak Ditarik Provinsi

 

Dalam video kedua berdurasi 00.50 detik, korban yang di bully juga tampak diam saja ketika diolesi semacam cairan ke wajahnya. 

 

Video yang diunggah di akun Facebook pada Senin siang kemarin itu sudah mendapatkan 124 tanggapan, 244 komentar dan 47 kali dibagikan hingga Selasa (22/10) pagi. 

 

Waka Kesiswaan SMAN I Sintang, Dasmawati membenarkan video viral perundungan dilakukan oleh siswinya. Hanya saja, persoalan tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

 

Ratusan komentar membanjiri postingan tersebut sejak dua video perundungan penyiraman air bercampur ludah yang dilakukan oleh siswi SMAN I Sintang.

 

Banyak dari warganet yang merasa geram dengan kelakuan si pembully. Tak sedikit pula yang menyarankan agar persoalan ini dilaporkan ke pihak kepolisian.

Ada juga warganet yang menyanyangkan video perundungan justru diviralkan di media sosial.

 

“Dek yanti coba sebaiknya laporin aja ke pihak sekolah, kalau kayak gini tanggapan orang yang nyata benar terjadi malah jadi seperti settingan.

"Kalau dilaporin ke pihak sekolah kan ada sanksi untuk anak yang membully atau diucuru secara kekeluargaan. Kalau sudah tidak bisa secara kekeluargaan, bawa saja ke pihak berwajib. Jangan malah disebar biar viral, ini malah menurut saya kamu sendiri yang membuat adikmu terlihat bodoh di-bully orang, kasian adik mu itu.

"Kalau gak kuat iman, bisa stres adikmu nanti. (apalagi) video dilihat orang banyak yang memperlihatkan keluguannya. Bukan dengan cara memviralkan videonya, tapi bagaimana menguatkan mental adikmu yang di-bully...,” saran akun Facebook Devi David. Saran Devi justru dijawab ketus oleh Yanti, “Biarain, biar sama nanggung malu..,” jawabnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved