Pontianak HUT ke 248, Edi Kamtono Akui Masih Punya Pekerjaan Rumah Untuk Memajukan Pontianak

Memasuki usia ke 248 tahun, Kota Pontianak masih terus dibenahi untuk menjadi kota yang maju.

Pontianak HUT ke 248, Edi Kamtono Akui Masih Punya Pekerjaan Rumah Untuk Memajukan Pontianak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Wali Kota Edi Kamtono 

Pontianak HUT ke 248, Edi Kamtono Akui Masih Punya Pekerjaan Rumah Untuk Memajukan Pontianak

PONTIANAK - Memasuki usia ke 248 tahun, Kota Pontianak masih terus dibenahi untuk menjadi kota yang maju.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menuturkan saat diwawancarai Tribun Pontianak memang saat ini masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan untuk menjadikan Pontianak semakin maju.

"Pontianak berulang tahun ke 248, tentunya dengan usia ke 248 menjadikan Kota Pontianak semakin mateng dan semakin dewasa," ucap Edi Kamtono, Selasa (22/10/2019).

Sebagai pimpinan pemerintahan, Edi menekankan hal yang terus diperbaiki adalah pelayanan publik, sehingga Pemkot bisa memberikan pelayanan baik pada masyarakat.

Baca: Edi Kamtono Sebut Kekurangan Pegawai Ganggu Layanan Publik

Baca: Kuota CPNS Pontianak 400 Formasi, Edi Kamtono Ajak Masyarakat Mendaftar

"Kita masih ada PR, beberapa pelayanan publik masih kurang. Pelayanan publik adalah hal utama yang harus kita tingkatkan,"ucapnya

Selain itu, PR Pemkot Pontianak berkaitan dengan penyediaan infrastruktur, kesehatan, pendidikan dan penduduk miskin.

"Pontianak juga ada beberapa masalah lain dan kita harus tingkatkan lagi kolaborasi dan saya mengajak warga kota, untuk sama-sama cinta dan jadikan Kota Pontianak sebagai kota yang membanggakan," tegasnya.

Terkait masalah pendidikan, memang infrastruktur disebutnya tidak ada masalah, namun ada hal yang harus menjadi perhatian berkaitan dengan infrastruktur penunjang seperti WC, ruang terbuka hijau sekolah, dan hal kecilnya.

"Terkait pendidikan, saya rasa untuk sarana prasarananya sudah memadai, tinggal kita tingkatkan kualitasnya dan dimana yang kurang kita tambah dan kita bangun kembali. Ada hal sepele misalnya masalah WC, kantin, lingkungannya , penghijauan dan lainnya," tambah Edi.

Masih masalah pendidikan, ditegaskannya wekolah swasta juga sangat membantu dalam meningkatkan SDM Kota Pontianak.

Sementara bidang kesehatan, untuk fasilitas sarana dan prasana sudah sangat memadai. Saat ini tinggal bagaimana perilaku hidup sehat. Maka kampanye pada masyarakat terus dilakukan, lebih baik mencegah dari pada mengobati.

"Begitu juga dengan tingkat kemiskinan, kita sudah menurun dari 5,2 menjadi 5 persen saat ini. Mudah mudahan terus menurun dan kualitasnya meningkat, kita berusaha meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan berbagai program yang ada," pungkas Edi.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Syahroni
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved