Kabinet Kerja Jilid 2

Pengamat Nilai Prabowo Masuk Kabinet Mengancam Kinerja Jokowi

Ini harus di cermati oleh Presiden untuk dipertimbangkan secara matang apakah oposisi pantas untuk direkrut dalam kabinet kerja jilid 2.

Tayang:
TRIBUPONTIANAK.CO.ID/RIDHO PANJI PRADANA
Pengamat Politik Untan Yulius Yohanes 

Pengamat Nilai Prabowo Masuk Kabinet Mengancam Kinerja Jokowi

PONTIANAK - Pengamat FISIP Untan, Yulius Yohanes menilai jika Prabowo masuk ke dalam kabinet akan mengancam kinerja dari Jokowi.

Berikut penuturannya.  

Ketika Joko Widodo sebagai Presiden RI periode 2019-2024 akan menyusun kabinet kerja jilid 2  maka perlu pertimbangkan dan strategi yang matang dalam menentukan pilihan untuk menunjuk kabinet jilid 2 untuk membantu kinerja Presiden dalam mewujudkan pembangunan, baik fisik maupun non fisik terkait dengan percepatan pembangunan peningkatan kesejahtraan
masyarakat bangsa Indonesia.

Mengapa demikian, kita melihat Joko Widodo dalam merekrut calon menteri banyak kontraversi di satu sisi, isu yang kita dengar akan mengakomodir partai oposisi masuk ke dalam kabinet kerja jilid 2.

Disisi lain kita melihat bagaimana Presiden RI 2019-2024 Joko Widodo merekrut calon mentri kabinet dengan cara memperkenalkan di publik dengan memanggil calon menteri ke istana sebelum diumumkan secara definitif sebagai mentri yang dipilih untuk melaksanaksn tugas kementrian dalam mempercepat pembangunan yang diharapkan masyarakat Indonesia. 

Ini jelas, bahwa Presiden sebenarnya menyerahkan ke publik Bangsa Indonesua untuk uji publik dengan merespon, menilai apakah calon mentri yang di perkenalkan sudah pantas dan layak untuk ditetapkan sebagai Menteri.

Di lain pihak terkait dengan pihak oposisi yang isunya akan di akomodir oleh Presiden Joko Widodo masuk dalam jajaran kabinet jilid 2.

Ini sangat mengkhwatirkan sekali sebab kita tahu pihak oposisi dengan berbagai cara semasa pilpres melakukan cara-cara yang provokatif untuk menjatuhkan pemerintahan bahkan akhir-akhir menjelang pelantikan Presiden banyak gerakkan-gerakan kelompok oposisi untuk menggagalkan pelantikkan Presiden RI pada 20 Oktober 2019 yang lalu. 

Ini harus di cermati oleh Presiden untuk dipertimbangkan secara matang apakah oposisi pantas untuk direkrut dalam kabinet kerja jilid 2. 

Baca: Polda Kalbar Sosialisasi Rekrutmen Penerimaan Terpadu Anggota Polri T.A 2020 di Mapolres Sekadau

Baca: Selamat Ulang Tahun Kote Pontianak, Satarudin: Kite Jadikan Kote Kite Semakin Maju

Saya khawatir selain nanti kalau oposisi masuk dalam kekuasaan maka yang di pertanyakan siapa yang mengontrol dan mengawasi serta mengkritisi pemerintah ini dalam mempercepat pembangunan untuk kesejahtraan masyarakat bangsa Indonesia.

Disisi lain kekhwatiran kita ketika  oposisi dalam kabinet kerja jilid 2 bermain dua kaki, yang akan berimplikasi gagalnya capaian kenerja Presiden Joko Widodo periode 2019-2024.

Hal ini membuka ruang untuk menggulingkan Presiden karena dianggap gagal dalam mewujudkan percepatkan pembangunan dalam Meningkatkan kesejahtraan masyarakat bangsa Indonesia. 

Tentu kekhwatiran ini akan bisa di atasi kalau Presiden Joko Widodo jilid 2 harus tegas terkait capaian kinerja kabinet sebagai pembantu Presiden dan setiap waktu harus dilakukan evaluasi dan dilakukan pengawasan secara sistimatis dan berkesinambungan terkait kinerja kabinet atau mentri apakah one the trek atau tidak.

Sehingga dalam program kerja menteri dalam percepatan program untuk kesejahtraan masyarakat dan itu yang seharusnya dilakukan oleh Menteri sebagai pembantu Presiden dalam mempercepat pembangunan yang dilakukan pemerintah dibawah kendali Presiden.

Dan kalau dalam evaluasi dan pengawasan yang dilakukan kinerja mentri yang tidak optimal dan menyimpang dari program kerja presiden jilid 2 maka ada tindakkan tegas dan cepat dari Presiden untuk mencopot menteri yang bersangkutan.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved