Ruang Analisis Data Provinsi Kalbar Habiskan Dana Rp 6.9 M

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat Meresmikan Ruang Analisis Data (Data Analytic Room) sebagai sarana penganalisa

Ruang Analisis Data Provinsi Kalbar Habiskan Dana Rp 6.9 M
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Gubernur Kalimantan Barat, H.Sutarmidji menyampaikan kata sambutan sekaligus meresmikan Data Analytic Room pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, di lantai 2 kantor Gubernur Kalimantan Barat, Pontianak, Senin (21/10/2019). Data Analytic Room ini sebagai media keterbukaan informasi public di lingkungan pemerintah provinsi Kalimantan Barat, di ruangan ini nantinya semua bisa diinformasikan kepada masyarakat, dan pemerintah juga bisa mendapatkan informasi dan laporan dari masyarakat secara langsung.  

Ruang Analisis Data Provinsi Kalbar Habiskan Dana Rp 6.9 M

PONTIANAK - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat Meresmikan Ruang Analisis Data (Data Analytic Room) sebagai sarana penganalisa dan pemantau pembangunan berbasis data.

Peresmian Ruang Analisis Data Provinsi Kalbar diresmikan langsung oleh Gubernur Kalbar, H Sutarmidji yang disaksikan oleh perwakilan dari Bupati/Walikota se-Kalbar, Jajaran Forkopimda Kalbar, Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar beserta Asisten, Narasumber dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, dan Badan Perencanaan Pembangunan (Bappenas) RI, Ketua Komisi Informasi Pusat RI, atau yang mewakili, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar yang turut hadir.

Kepala Dinas Kominikasi dan Informatika Provinsi Kalbar, Ir Sukaliman mengatakan untuk anggaran yang diperuntukan untuk menyelesaikan Ruang Analisis Data dan fasilitas didalamnya berjumlah Rp 6.9 M.

Baca: Berikan Transparansi, Pemprov Resmikan Data Analytic Room

Baca: FOTO: Gubernur Kalbar Sutarmidji Saat Resmikan Data Analytic Room Pemprov Kalimantan Barat

Baca: Korsupgah KPK Sambut Baik Data Analytic Room Pemprov Kalbar yang Membantu Cegah Korupsi

Ia mengatakan pembangunan Data Analytic Room ini bertujuan untuk menyediakan ruang penyajian data pembangunan sebagai dasar perencanaan dan kebijakan pemerintah, serta mendukung pengambilan keputusan oleh pimpinan (Decision Support System).

Dalam proses pembangunannya, Data Analytic Room ini meliputi proses perencanaan, pembangunan interior Gedung, pengadaan perangkat command center, dan pengawasan.

"Untuk penyajian kontennya, terdapat 6 aplikasi dashboard yang dibuat, yaitu dashboard perencanaan, keuangan, potensi desa, pekerjaan umum, pengelolaan asset, dan pembangunan/pengadaan barang/jasa," ujarnya saat ditemui awak media.

Diantara keenam dashboard tersebut, tiga diantaranya sedang dalam proses pengumpulan data dan pembuatan aplikasi.

Ia mengatakan pada tahun 2020, akan dibangun dan dilengkapi dengan dashboard kependudukan, layanan publik, pendapatan daerah, kesehatan, pertanian, pengendalian inflasi daerah, pendidikan, komunikasi dan informatika, lingkungan hidup, dan perindustrian dan perdagangan.

Secara operasional, Data Analytic Room dikelola oleh 10 (sepuluh) orang tenaga pengelola yang bertugas menyajikan konten, 5 (lima) orang tenaga teknisi jaringan/infrastruktur, dan 3 (tiga) orang tenaga penghimpun data.

Halaman
12
Penulis: Anggita Putri
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved