PLBN Jasa Sungai Kelik Dibangun Tahun 2020

PLBN Jasa Sungai Kelik sudah masuk dalam Instruksi presiden nomor 1 tahun 2019 2019 tentang Percepatan Pembangunan 11 PLBN terpadu

PLBN Jasa Sungai Kelik Dibangun Tahun 2020
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/AGUS PUJIANTO
Dandim 1205/Stg, Letkol Inf Rachmat Basuki 

PLBN Jasa Sungai Kelik Dibangun Tahun 2020

SINTANG - PLBN Jasa Sungai Kelik sudah masuk dalam Instruksi presiden nomor 1 tahun 2019 2019 tentang Percepatan Pembangunan 11 PLBN terpadu dan Sarana Prasana Penunjang di Kawasan perbatasan yang ada di Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang.

Bahkan dalam Impres yang ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo, PLBN Jasa Sungai Kelik masuk dalam nomor ke 3 termasuk sangat prioritas setelah PLBN terpadu Jagaoi Babang, di Bengkayang. Informasinya, PLBN jasa Sungai Kelik akan mulai dibangun pada tahun 2020  mendatang.

“Tahun 2020 akan dibangun PLBN tipe B di Jasa, Sungai Kelik,” kata Dandim 1205/Stg, Letkol Inf Rachmat Basuki, Senin (21/10).

Semula, rencana PLBN Jasa Sungai Kelik akan dibangun tipe C oleh pemerintah pusat. Namun Pemkab Sintang keberatan, akhirnya pemerintah pusat memutuskan untuk menaikan menjadi tipe B.

Baca: Tak Ada Jembatan, Warga Sungai Kelik Seberangi Sungai Gunakan Rakit

Baca: Satgas Pamtas Buat Rakit untuk Warga Sungai Kelik Sebrangi Sungai

Baca: Pembangunan PLBN Sungai Kelik Dapat Sejahterakan Warga Perbatasan

Menurut Dandim, dengan dibangunnya PLBN tipe B akan berdampak baik terhadap TNI dalam menjaga pengamanan di perbatasan.

“Otomatis dengan dibanguunya PLBN tipe B di sungai kelik akan berdampak kepada TNI, khususnya dalam menjaga pengamanan di perbatasan,” kata Dandim.

Saat ini, ada Pos Pamtas tak jauh dari lokasi yang akan dibangun PLBN. Ada 15 personel yang berjaga di sana. Jika PLBN tipe B sudah dibangun, otomatis, pengamanan akan lebih maksimal.

“ Dari sisi pengamanan nanti kita juga akan terlibat langsung, termasuk dengan perubahan tipe B, karena nanti  dari imigrasi karantina, bea cukai pasti akan ada di sungai kelik,” kata Rachmat.

Hingga saat ini, ada 59 pos Pamtas di sepanjang perbatasan di Kalbar, 11 di antaranya ada di Kabupaten Sintang.

“Selama ini pengamanan perbatasan di backup oleh Pamtas. Dengan adanyanya PLBN, mungkin ada ada penambahan personel di sana,” tukasnya. 

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Agus Pujianto
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved