Pelantikan Presiden

Ireng Maulana: Jokowi Harus Melawan Dikte Parpol Dalam Pemilihan Menteri

Pengamat Politik Ireng Maulana mengatakan racikan komposisi personil yang menduduki posisi menteri harus bernas

Ireng Maulana: Jokowi Harus Melawan Dikte Parpol Dalam Pemilihan Menteri
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/M WAWAN GUNAWAN
Pengamat Politik Untan Ireng Maulana menilai perolehan suara partai golkar 

Ireng Maulana: Jokowi Harus Melawan Dikte Parpol Dalam Pemilihan Menteri

PONTIANAK - Pengamat Politik Ireng Maulana mengatakan racikan komposisi personil yang menduduki posisi menteri harus bernas di periode kedua presiden Jokowi.

Jika melihat dinamika sebelum pengumuman resmi nama-nama menteri, proses bongkar pasang kandidat masih alot.

Kalau mau, malahan presiden Jokowi bisa melawan dikte parpol dan menempatkan lebih banyak menteri dari latar belakang profesional daripada kandidat utusan parpol.

Seharusnya Presiden Jokowi lebih leluasa untuk memilih dan menempatkan para pembantunya dalam kabinet tanpa beban.

Baca: Tawarkan Kader Gerindra Jadi Menteri Jokowi, Suriansyah: Kami Serahkan Pada Prabowo

Baca: BREAKING NEWS - Jokowi Panggil Calon Menteri, Prabowo Dikabarkan ke Istana Negara Senin Sore WIB

Periode kedua, Jokowi harus meninggalkan warisan yang akan dikenang rakyat atas kinerjanya dan semua pembantu presiden.

Untuk sementara, memperhatikan figur-figur yang telah dipanggil ke istana yang prediksinya akan dijadikan menteri, maka ada tiga nama seperti Nadiem Makarim, Erick Thohir dan Wishnutama yang dapat di klaim representasi dari kelompok anak muda.

Semoga mereka dipilih, dan akan menjadi model bercampurnya talenta-talenta muda bersama tokoh-tokoh yang lebih senior didalam kabinet.

Kita berharap gagasan-gagasan mereka bermanfaat besar di posisi menteri masing-masing. Karena jika tidak, maka akan menjadi preseden buruk bahwa anak muda juga tidak bisa berbuat apa-apa ketika sudah berada dalam pusaran kekuasaan.

Ekspektasi luar biasa besar ini harus mereka pikul sesuai spirit bahwa anak muda punya gagasan dan cara kerja yang sangat berbeda daripada generasi yang lebih tua untuk menunjukkan pencapaian kinerja, inovasi dan prestasi.

Halaman
12
Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved