Hanyut Terseret Arus Banjir, Bidan Kampung di Sekadau Meninggal Dunia

Hanyut Terseret Arus Banjir, Bidan Kampung di Sekadau Meninggal Dunia.....................

Hanyut Terseret Arus Banjir, Bidan Kampung di Sekadau Meninggal Dunia
IST
Bupati Sekadau Rupinus saat mendoakan almarhumah Sulia Limun yang juga kerabat dekatnya yang meninggal akibat terseret arus banjir di Desa Pantok (19/10/2019) 

Bidan kampung di Desa Pantok, Kecamatan Nanga Taman Kabupaten Sekadau, Sulia Limun meninggal dunia setelah terseret arus banjir.

Hal itu terjadi pada 19 Oktober lalu. Saat itu Sulia pulang dari ladang.

Tidak biasanya, korban menyeberangi sungai.

Padahal menurut warga, Lusia sehari-hari pulang dari ladang selalu melewati jembatan yang berada persis di tengah kampung Pantok.

Keahlian Sulia Limun sebagai bidan kampung pun telah diakui berdasarkan bukti surat keterangan kursus dukun.

Surat itu diberi nomor 002.6/72/ks dan ditandatangani oleh Sutino kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau daerah Tingkat II Sanggau tahun 1987.

Penyelenggaa kursus dukun saat itu adalah puskesmas nanga Taman.

Baca: Sosok Pangeran Abdul Mateen Putra Sultan Brunei Curi Perhatian di Pelantikan Presiden, Ini Potretnya

Surat Keterangan Dukun milik Sulia Limun ini juga diketahui oleh kepala Dinas Kesehatan Provinsi Dati I Kalimantan Barat Sjafii Ahmad.

Sulia Limun lahir di Dusun Pantok, Desa Pantok Kecamatan Nanga Taman Kabupaten Sekadau pada 1947.

Wanita yang merupakan bidan kampung ini meninggal pada usia 72 tahun.

Halaman
12
Penulis: Marpina Sindika Wulandari
Editor: Nasaruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved