Kabinet Kerja Jilid 2

Eforia Kabinet Baru Dorong Penguatan Rupiah dan IHSG

Nilai transaksi mencapai Rp 8,10 triliun. Volume trading sebanyak 194,34 juta lot saham. Investor asing membukukan jual bersih -Rp58,09 miliar.

Eforia Kabinet Baru Dorong Penguatan Rupiah dan IHSG
TRIBUN FILE/ISTIMEWA
Ilustrasi 

Eforia Kabinet Baru Dorong Penguatan Rupiah dan IHSG

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) bertahan hijau pada perdagangan hari Senin (21/10/2019), meski sempat mampir ke zona pelemahan. Indeks menanjak +7 poin (+0,11 persen) ke level 6.198.

Indeks LQ45 +0,11% ke 975. Indeks IDX30 +0,10% ke level 531. Indeks IDX80 +0,10% ke 139. Indeks JII +0,31% ke posisi 683. Indeks Kompas100 +0,22% ke 1.245. Indeks Sri Kehati +0,07 persen ke 387. Indeks SMInfra18 -0,53 persen ke level 325.

Saham-saham teraktif: ABBA, MNCN, MAMI, VIVA, DMMX, FREN, TCPI.

Baca: Indonesian Idol 2019, Aksi Peserta Nge-Rock Buat Anang Angkat Tangan, Akankah Bawa Golden Ticket?

Baca: Tips Perawatan Bibir Indah Ala Jessica Iskandar dan Beauty Vlogger Abel Cantika

Saham-saham top gainers LQ45: SCMA, MNCN, ADRO, ITMG, CTRA, GGRM, HMSP.

Saham-saham top losers LQ45: UNTR, TKIM, WIKA, BTPS, INTP, INKP, INDY.

Nilai transaksi mencapai Rp 8,10 triliun. Volume trading sebanyak 194,34 juta lot saham. Investor asing membukukan jual bersih -Rp58,09 miliar.

Nilai tukar rupiah naik +0,47 persen ke level Rp14.073 terhadap USD (04.00 pm).

Bursa Asia

Market saham Asia mixed pada perdagangan hari Senin (21/10/2019) karena perkembangan Brexit pada akhir pekan lalu telah menciptakan ketidakpastian lebih lanjut terhadap keluarnya Inggris dari Uni Eropa di masa mendatang. Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk pasar saham Jepang) menguat 0,28 persen.

"Pasar global dan kejadian politik hasilnya tidak semuanya mengerikan sekalipun bila dalam beberapa level ketidakpastian risiko tetap ada," ujar Analis Mizuho Bank, Vishnu Varathan seperti dilansir CNBC .

Indeks Nikkei 225 di bursa Jepang menguat saat akhir sesi perdagangan. Indeks Topix menguat 0,41 persen ke 1.628.

Adapun Indeks Kospi di bursa Korsel bergerak naik 0,2 persen ke 2.064 dan Indeks ASX200 (Australia) bergerak flat. Indeks acuan bursa Australia tersebut berakhir pada level 6.652.

Market saham China melemah saat akhir sesi. Indeks Shenzhen Component naik 0,21 persen ke 9.553. Indeks Shenzhen Composite down -0,11 persen ke 1.614. Di pasar saham Hong Kong, Indeks Hang Seng juga bergerak melandai.

Indeks dolar AS melemah ke level 97,343 dibandingkan sesi sebelumnya di pekan ini pada posisi 97,400. Sementara nilai tukar yen turun ke posisi 108,50 terhadap USD dibanding posisi sesi pekan lalu di level 108,28 yen.

Editor: Nina Soraya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved