Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie Harap WOSE Jadi Perekat Pemersatu Bangsa

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie membuka Wonderful Of Singkawang Ethnic (WOSE) 2019 dalam rangka memeriahkan HUT Kota Singkawang

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie Harap WOSE Jadi Perekat Pemersatu Bangsa
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Penampilan fashion pada Wonderful Of Singkawang Ethnic (WOSE) 2019 dalam rangka memeriahkan HUT Kota Singkawang ke-18 di Mess Daerah Singkawang, Jalan Merdeka, Kelurahan Melayu, Kecamatan Singkawang Barat, Sabtu (19/10/2019). 

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie Harap WOSE Jadi Perekat Pemersatu Bangsa

SINGKAWANG - Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie membuka Wonderful Of Singkawang Ethnic (WOSE) 2019 dalam rangka memeriahkan HUT Kota Singkawang ke-18 di Mess Daerah Singkawang, Jalan Merdeka, Kelurahan Melayu, Kecamatan Singkawang Barat, Sabtu (19/10/2019).

"Wose diharapkan dapat menjadi perekat pemersatu bangsa dan sebagai sarana membudayakan serta meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap budaya daerah melalui cipta seni kreatifitas dan inovasi," katanya.

Melalui kegiatan Wose dapat dilihat produk kreatif yang dilahirkan oleh SDM unggul yang ada di Kota Singkawang.

Fashion yang ditampilkan ini merupakan karya desainer Kota Singkawang. Chui Mie pun mengucapkan terima kasih kepada desainer yang telah melahirkan karya terbaiknya.

Dengan adanya karnaval bertema fashion ini, diharapkan dapat mendorong desainer-desainer Kalimantan Barat dan khususnya Kota Singkawang untuk terus berkarya secara kreatif dan inovatif.

Baca: Hadiri Market Sounding, Tjhai Chui Mie Sebut Bandara Singkawang Layak Dibangun

Baca: Hadiri Market Sounding di Jakarta, Tjhai Chui Mie Paparkan Pembangunan Bandara Singkawang

Baca: VIDEO: Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie Tinjau Asrama Mahasiswa Asal Singkawang di Pontianak

Karya fashion yang memiliki potensi diharapkan para desainer untuk mendaftarkan karyanya, karena ini merupakan hak atas kekayaan intelektual (Haki) atau hak cipta.

Seperti batik tidayu, katanya, telah didaftarkan melalui Kemenkumham. "Budaya Cap Go Meh juga telah terdaftar di Kemenkumham sebagai kekayaan intelektual komunal yaitu ekspresi budaya tradisional di Kota Singkawang," tuturnya.

Selain karnaval, Pemkot Singkawang juga memberikan wadah kepada pelaku industri kreatif untuk mempromosikan produknya pada stan-stan yang telah disediakan.

Sehingga ajang ini juga menjadi sarana promosi bagi produk kreatif, budaya dan pariwisata di Kota Singkawang.

Wose tentunya sebagai wadah bagi pelaku ekonomi kreatif, komunitas seni dan seniman untuk menampilkan kreatifitas khas masing-masing daerah sehingga memotivasi untuk terus berkarya dan berprestasi.

"Wose dapat terselenggara berkat dukungan dari seluruh etnis di Kota Singkawang, pemerintah, paguyuban multi etnis, sanggar seni dan seluruh masyarakat," ucap Chui Mie.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved