Pimpin Upacara Hari Santri Nasional, Ini Pesan Kapolres Landak

Jumlah peserta dalam upacara tersebut sekitar 1500 orang, yang terdiri dari dari Santri se Kota Ngabang dan Majelis Taklim se kota Ngabang.

Pimpin Upacara Hari Santri Nasional, Ini Pesan Kapolres Landak
TRIBUNPONTIANAK/ALFON PARDOSI
Kapolres Landak AKBP Ade Kuncoro Ridwan SIK menjadi pemimpin upacara dalam rangka HSN pada Minggu (20/10/2019) 

Pimpin Upacara Hari Santri Nasional, Ini Pesan Kapolres Landak

LANDAK - Kapolres Landak AKBP Ade Kuncoro Ridwan SIK menjadi pempimpin upacara dalam memperingati Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2019 di Ponpes Nurul Islam Ngabang pada Minggu (20/10/2019) pagi.

Jumlah peserta dalam upacara tersebut sekitar 1500 orang, yang terdiri dari dari Santri se Kota Ngabang dan Majelis Taklim se kota Ngabang.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut Danyon Armed 16 Komposit Ngabang, Waka Polres dan PJU, Pengasuh Ponpes Nurul Islam, Pimpinan Ponpes se-Kota Ngabang, Tokoh-Tokoh agama islam.

Dalam amatnnya, Kapolres Landak mengucapkan selamat hari Santri Nasional kpd seluruh santri yang ada di Kabupaten Landak.

Baca: Meriahkan Hari Santri Nasional, Bulog Ketapang Buka Bazar Sembako Murah

Baca: Peringatan Hari Santri Nasional Ke-V Di Kabupaten Ketapang Gelar Berbagai Macam Lomba

Kapolres Landak menghimbau agar para santri belajar dengan baik dan tidak mudah mengikuti aliran agama yang tidak sesuai kaidah ajaran islam sesungguhnya, apalagi menganut faham Radikalisme.

Selain itu Kapolres Landak juga menghimbau agar seluruh elemen masyarakat Kabupaten Landak termasuk para santri tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang belum tentu benar (hoax).

"Terutama di media sosial, mari bijak dalam bermedia sosial. Saring sebelum shearing," pinta AKBP Ade.

Kapolres juga menyampaikan agar masyarakat Kabupaten Landak dan tokoh-tokoh agama Islam yang ada di Kabupaten Landak tetap mendukung seluruh program pemerintah.

Baik itu pemerintah pusat maupun daerah, serta tetap menjaga situasi kamtibmas.

"Karena modal utama suatu daerah yang akan maju, apabila masyarakatnya bisa menciptakan situasi kamtibmas dan dimulai jadi polisi bagi diri sendiri," ungkapnya. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Alfon Pardosi
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved